Debat Pilwalkot Makassar Nyaris Ricuh Dipicu Pendukung Paslon Bawa Toa

Empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar hadir memaparkan visi- misinya pada debat terbuka pertama, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (25/10/2024). @Jejakfakta/dok. Reza Arifuddin

Saat salah satu pendukung Sehati meneriakkan yel-yel menggunakan pengeras suara.

Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Pendukung calon kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar tahun 2024 nyaris ricuh saat agenda awal pembacaan visi misi para calon. Beruntung, panitia penyelenggara cepat melerai dan agenda acara kembali berlanjut.

Dalam pantauan Jejakfakta.com di lokasi, kericuhan nyaris terjadi saat salah satu pendukung meneriakkan yel-yel menggunakan pengeras suara usai pasangan calon Andi Seto Gadhista Asapa-Rezki Mulfiati memaparkan visi misinya.

Sementara pendukung pasangan calon lain keberatan atas tindakan pendukung tersebut.

Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

"Ada pengeras suara (toa)," ujar seseorang yang ada di dalam forum tersebut.

Pihak KPU Makassar dan tim pengamanan langsung segera meredam para pendukung dan sekaligus menyita alat pengeras suara tersebut.

Untuk diketahui, pendukung tidak diperbolehkan membawah alat peraga kampanye ke dalam forum debat, kecuali atribut yang melekat di tubuh seperti baju.

Baca Juga : Pemerintah Kota Makassar dan KPU Kolaborasi Siapkan Pemilihan RT/RW Demokratis

Sekedar catatan, debat ini diselenggarakan di Hotel Dalton, Makassar, Sabtu (26/102024). Dan diikuti empat pasangan calon, yakni ; Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA), nomor urut 1, Andi Seto Gadhista Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (SEHATI), nomor urut 2, Indira Jusuf ismail-Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, nomor urut 3 dan Amri Arsyid-Abdul Rahman Bando (AMAN) nomor urut 4.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru