Buka Sidang Raya PGI di Toraja Utara, Menag Tegaskan Hadir untuk Semua Agama

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar buka Sidang Raya XVIII PGI, Jumat (8/11/2024) @Jejakfakta/Foto: Syawlana/Kemenag

Mengajak umat agar kembali mendekatkan diri dengan agama.

Jejakfakta.com, TORAJA UTARA -- Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menegaskan, kehadirannya di Sidang Raya merupakan penekanan bahwa dirinya hadir sebagai Menag yang akan mengayomi semua agama.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Sidang Raya XVIII Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) yang digelar di Komplek Wisata Kete Kesu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (8/11/2024).

"Bagi saya, Kementerian Agama itu bukan kementerian agama Islam saja, tapi kementerian seluruh agama," ucap Nasaruddin disambut riuh peserta.

Baca Juga : Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

Ia juga mengajak kepada seluruh pemuka dan tokoh agama yang hadir untuk bersama mengajak umat agar kembali mendekatkan diri dengan agama. Menurutnya, keberadaan agama dalam kehidupan sehari-hari mampu menjawab tantangan kehidupan sehari-hari.

"Bapak-Ibu sekalian, saya ingin berbicara dari hati ke hati sebagai tokoh agama, umat beragama. Tantangan yang kita hadapi bersama di masa depan ini sangat komplek dan sangat rumit. Sehingga itu bisa menjadi ancaman terhadap nilai-nilai keagamaan kita," ucap Nasaruddin.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga menjelaskan, bahwa saat ini jika bicara tentang kehidupan itu selalu dengan sesuatu yang sangat rasional, bahkan sangat liberal. Namun jika bicara tentang agama, kita berbicara sesuatu yang sangat doktrinal, yang sangat nilai, sangat kualitatif.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Gaungkan Moderasi Beragama di Peresmian Gereja Katedral

"Kalau kita bicara tentang lingkungan pacu, lingkungan pacu kehidupan kita sekarang ini, dunia kehidupan kita, seolah-olah kita ditantang untuk berpikir seribu tahun ke depan. Tapi kalau kita bicara tentang agama, seolah-olah kita diajak untuk berpikir seribu tahun yang lampau," jelasnya.

Menurutnya, semakin berjarak antara kehidupan kita dengan diri kita sebagai umat beragama, maka di situ juga ada masalah agama. Mestinya, lanjut Menag antara agama dan pemeluk agamanya itu jangan terlalu berjarak.

"Apapun agama kita mari kita evaluasi Apa yang perlu kita benahi," sebutnya.

Baca Juga : Bupati Toraja Utara Hibahkan Tanah untuk Bawaslu, Dorong Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu

Ia berharap kepada semua yang menghadiri Sidang Raya PGI ini agar menghasilkan jawaban-jawaban dari tantangan yang terjadi saat ini. Terutama tantangan terkait kualitas beragama dan kesolehan yang terjadi di Indonesia.

"Itulah tantangan kita bersama, sebagai umat beragama, mari kita konsisten mengajak pada umat kita semuanya, agar konsisten mengamalkan ajaran agama kita masing-masing," tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru