Ciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat, Yamali TB Edukasi Bahaya Tuberkulosis di RRI Makassar
Sebagai langkah preventif mengingat tingginya risiko penularan TBC di tempat kerja.
Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengadakan penyuluhan kesehatan terkait bahaya TBC di stasiun RRI Makassar, pada Jumat (8/11/2024). Acara ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja mengenai bahaya TBC serta langkah-langkah pencegahannya.
Rahmi Hasrun, perwakilan TB Rangers dari Yamali, mengatakan kegiatan penyuluhan yang dilakukan meliputi edukasi tentang penularan, tanda-tanda, dan pencegahan TBC.
"Program ini dirancang untuk memperkenalkan cara-cara deteksi dini TBC dan meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas dari risiko penularan penyakit," ujar Rahmi.
Baca Juga : Kunjungan Wamenkes ke Gowa, Perkuat Perang Melawan TB dan 2.015 Kasus Jadi Fokus Eliminasi
Penyuluhan ini diikuti oleh 23 pekerja RRI Makassar dan mendapat dukungan penuh dari pihak RRI. Yamali TB diwakili oleh TB Rangers yang memberikan materi utama dan menjawab berbagai pertanyaan dari peserta, menyampaikan kepuasannya atas respon peserta.
“Alhamdulillah, kegiatannya lancar dan ibu-ibu yang sebelumnya belum tahu banyak mengenai TBC, terutama gejalanya – padahal ada banyak gejala lainnya – sekarang menjadi tahu,” katanya.
Menurut Rahmi, penyuluhan ini penting sebagai langkah preventif mengingat tingginya risiko penularan TBC di tempat kerja yang memiliki mobilitas dan interaksi antarpegawai yang tinggi. "Dengan penyuluhan ini, diharapkan para pekerja RRI dapat lebih memahami peran mereka dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar," jelasnya.
Baca Juga : Munafri Dampingi Wamenkes RI Tinjau Inovasi “Hantu Mesra” di Makassar, Perkuat Pemberantasan TBC
Kegiatan ini berlangsung pada 8 November 2024 di RRI Makassar. Acara diadakan selama 60 menit dari pukul 10.00 sampai 11.00 WITA dengan sesi tanya jawab untuk memperjelas pemahaman peserta.
Para pekerja RRI Makassar merespons kegiatan ini dengan sangat positif. Banyak peserta merasa informasi yang diberikan sangat bermanfaat. Perwakilan RRI Makassar bahkan menyatakan dukungan terhadap program serupa ke depannya, dengan menyarankan, “Program-program dan aktivitasnya bisa disosialisasikan di RRI.”
Dukungan ini membuka peluang kolaborasi antara Yamali TB dan RRI Makassar untuk menyebarluaskan informasi kesehatan lebih luas melalui platform RRI.
Baca Juga : Munafri Ajak Warga Makassar Jadikan Masjid Pusat Kegiatan Sosial dan Pendidikan Umat
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Yamali TB berharap dapat terus berkolaborasi dengan lembaga-lembaga lain dalam menyebarluaskan edukasi kesehatan, khususnya pencegahan TBC.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News