Banjir Rob Sepanjang Pesisir Jalan Mattirotasi Parepare
Banjir rob berpotensi terjadi di pesisir pantai Kabupaten Pinrang, Maros, Pangkajene Kepulauan, Barru, Takalar, Kota Makassar dan Kota Parepare.
Jejakfakta, Parepare - Banjir Rob mulai merendam wilayah sepanjang pesisir Kota Parepare. Banjir ini terjadi karena adanya aktivitas pasang air laut maksimum disertai kondisi gelombang tinggi yang dipicu oleh adanya Pusat Tekanan Rendah di Utara Australia (1000 hPa).
Hasil pantauan Satlantas Polres Parepare, Jumat (23/12/2022) pukul 16.15 Wita melaporkan situasi sepanjang Jalan Mattirotasi Parepare pada hari ini, air laut sudah naik.
"Assalamu alaikum wr. wb. dan selamat sore, saya Ipda Kadir Jailani, dari Satuan Lalu Lintas Parepare melaporkan bahwa pada hari ini, Jumat pada tanggal 23 Desember 2022 pukul 16.15 Wita melaporkan dari Jalan Mattirotasi. Situasi Jalan Mattirotasi pada hari ini, air laut sudah naik," ujarnya melalui video yang dibagikan.
Baca Juga : Bupati Gowa Hadiri Hari Jadi ke-66 Parepare, Dorong Sinergitas Antar Daerah
Ia menghimbau bagi pengendara yang akan melintas baik dari Makassar dan sebaliknya, agar mencari jalur alternatif untuk mengindari banjir rob.
"Jadi kami menghimbau kepada pengendara yang akan melintasi jalur ini agar putar di jalur lain dan saya menghimbau agar tetap berhati-hati dalam berlalu lintas. Terima kasih atas perhatiannya. Salam presisi," himbaunya.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob 7 Titik Pesisir Sulsel
Baca Juga : Memaafkan dan Berdamai: Lakona, Pelaku Penganiayaan Sepupu di Parepare, Bebas Lewat RJ
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini banjir Rob disepanjang pesisir pantai di Sulawesi Selatan (Sulsel). Koordinator Observasi dan Informasi Teorologi Maritim Paotere Makassar, Mujahidin dalam keterangan resminya, Kamis (22/12/2022) mengatakan, peringatan dini banjir rob ini mulai hari ini (23/12/2022), hingga 25 Desember 2022.
Mujahidin menjelaskan, banjir rob berpotensi terjadi karena adanya aktivitas pasang air laut maksimum disertai kondisi gelombang tinggi yang dipicu oleh adanya Pusat Tekanan Rendah di Utara Australia (1000 hPa).
Adapun banjir rob berpotensi terjadi di pesisir pantai Kabupaten Pinrang, Maros, Pangkajene Kepulauan, Barru, Takalar, Kota Makassar dan Kota Parepare.
Baca Juga : Kabid PHU Sulsel Ungkap 3 Kemampuan Wajib Bagi Jemaah Haji di Manasik Parepare
"Kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," katanya.
Mujahidin mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut yang disertai gelombang tinggi serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.
Sebelumnya juga telah diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk di Sulawesi Selatan mulai tanggal 23 hingga 25 Desember 2022. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News