Pertama Kali Dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, Barongsai Competition Sukses Digelar
Lestarikan budaya dan tarik minat generasi muda.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pertama kali dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, menghadirkan Barongsai Competition tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung di Jalan Sulawesi pada Sabtu, (8/2/2025).
Kompetisi ini menjadi pembuka perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar yang berlangsung 8-9 Februari 2025.
Barongsai Competition ini diikuti oleh Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Perwakilan Makassar Bersinar di MTQ Maros, 31 Kafilah Lolos Final Bidik Juara Umum
Pada hari pertama, peserta berasal dari FOBI Makassar, Bulukumba, Pinrang, dan Parepare. Mereka beradu keterampilan dalam memerankan barongsai dengan berbagai tantangan dan rintangan yang telah disiapkan panitia.
Para pengunjung yang hadir pun tampak antusias menyaksikan kompetisi barongsai yang berlangsung. Mereka bersorak memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing.
Ketua Permabudhi Sulsel, Yonggris, mengungkapkan Barongsai Competition pertama kali dalam Festival Cap Go Meh.
Baca Juga : Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Makassar Ajak Warga Hindu Rawat Kerukunan dan Keberagaman
Menurutnya, kompetisi ini juga bertujuan untuk menarik minat generasi muda agar semakin mencintai dan menjaga tradisi Barongsai yang sudah mengakar di Indonesia.
"Ajang ini pertama kali digelar dalam perayaan Jappa Jokka. Barongsai ini bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi memiliki nilai-nilai penting seperti integritas, sportivitas, dan kerja sama tim. Kami ingin agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya ini," ujarnya.
Menurut Yonggris, kompetisi ini juga menjadi wadah bagi atlet barongsai muda untuk semakin termotivasi dalam berlatih dan berprestasi.
Baca Juga : Cap Go Meh dan Ramadan Berpadu, Munafri Tekankan Jaga Toleransi Sebagai Kekuatan Utama
"Kami ingin memberikan ruang bagi para atlet barongsai untuk unjuk kebolehan. Ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk bertukar pengalaman dan menjalin silaturahmi dengan FOBI dari daerah lain," tambahnya.
Selain itu, kompetensi ini menjadi ajang silaturahmi antar Fobi pada kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Pada Barongsai Competition ini, pemenangnya Juara 1 Fobi Kabupaten Pinrang, juara 2 Fobi Kota Makassar, dan Juara 3 Fobi Kabupaten Bulukumba.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News