Makassar 6.644 Jiwa Terdampak Banjir, 28 Pohon Tumbang hingga Warga Tewas Jatuh dari Pohon

Wali Kota Makassar Danny Pomanto di tengah banjir Antang Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, Ahad (25/12/2022).

Data BPBD: 2.646 rumah terendam dan 6.644 jiwa terdampak dari 1.954 kepala keluarga (KK).

Makassar, jejakfakta.com - Bencana banjir di Kota Makassar jelang akhir Desember ini mengakibatkan ribuan rumah terendam dan ribuan warga terdampak. Ada kabar maut menyertai di tengah bencana Makassar kemarin.

Hingga Ahad (25/12/2022) sore Wita, banjir masih mengepung tiga kecamatan: Kecamatan Biringkanaya, Manggala, dan Tamalanrea. 

Ketiga kecamatan tersebut merupakan zona langganan banjir di Kota Makassar. Paling banter Blok 10 Antang Manggala dan Biringkanaya.

Baca Juga : Fokus Kebersihan, Kecamatan Manggala Sasar Titik Rawan Sampah hingga Perbatasan Gowa

Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, ada 15 kelurahan terendam dari tiga kecamatan langganan banjir tersebut.  Banjir sejak Sabtu (24/12).

Data BPBD, ada 2.646 rumah terendam dan 6.644 jiwa terdampak dari 1.954 kepala keluarga (KK).

Manggala dan Biringkanaya masih lokasi banjir terparah. 

Baca Juga : Safari Ramadan di Manggala, Munafri Serap Aspirasi Warga dan Siapkan Solusi Banjir Tahunan

Di Kecamatan Manggala, ada 92 KK atau 364 jiwa. Mereka mengungsi di tujuh lokasi daerah tersebut.

Banjir di Blok 6 Perumahan Antang, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, Sulsel, Ahad (25/12/22).

Di Biringkanaya, sebanyak 245 jiwa mengungsi, mereka tercatat dari 59 KK. Para korban terdata di lima lokasi pengungsian.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gelontorkan Rp4 Miliar, Akses Berlumpur Romang Tangayya Dibeton 2026

Total 609 jiwa mengungsi akibat banjir Manggala dan Biringkanaya.

Banjir Makassar menyusul cuaca hujan lebat dan kali ini disertai angin kencang.

Sebelum banjir melanda, Jumat (23/12), kota Makassar bejibun berita warga ketiban pohon tumbang.

Baca Juga : Urai Macet dan Hidupkan Ruang Publik, PKL di Depan GOR Sudiang Ditata Humanis

Sumber melaporkan, puluhan pohon besar tumbang.

Hingga kemarin, tercatat 28 pohon tumbang yang mengakibatkan 32 warga terkena dampaknya. 

Heboh, tumbangnya trambesi tua raksasa di utara Gedung IMMIM, Jl Jend Sudirman Makassar. Empat korban tertimpa dan dilarikan ke Rumah Sakit Pelamonia.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Tinjau Dua Titik Pengungsian Banjir di Biringkanaya, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Selain warga, trambesi raksasa yang selama ini menaungi sejumlah penjual bakso, menimpa warung dan gerobak bakso di bawahnya.


Tak ada korban meninggal akibat pohon tumbang Makassar episode akhir tahun 2022. 


Danny Evakuasi Mayat

Ahad kemarin, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto turut ke lokasi banjir Manggala.

Danny Pomanto membantu proses evakusi korban terdampak banjir di Blok, 8, 9 dan 10 Antang Kelurahan Manggala, Manggala.

Wali Kota juga mendatangi rumah duka bernama Harun (60). Harun, warga Blok 10 Jalan Biola 30 A No 1 Antang, meninggal akibat terjatuh dari pohon. 

Laporan warga, Harun kecelakaan saat hendak memangkas pohon di daerah itu, Ahad sekitar pukul 10.00 Wita

Danny Pomanto turut membantu evakuasi mayat Harun.

“Ada kecelakaan orang jatuh dari pohon secara langsung tidak ada kaitannya dengan banjir. Rumahnya dikepung banjir jadi memang harus diungsikan,” kata Danny usai mengevakusi mayat ke Blok 8 Kelurahan Antang. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru