PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik 19.458 Pelanggan Terdampak Banjir di Sulsel

Petugas PLN tengah berpatroli untuk mengamankan pasokan listrik di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. @Jejakfakta/Foto/Istimewa

Listrik baru akan dinyalakan kembali setelah kondisi dinyatakan aman.

Jejakfakta.com, MAROS – Hujan deras yang mengguyur Sulawesi Selatan sejak Selasa (11/2) sore menyebabkan banjir, longsor, dan pohon tumbang di Kota Makassar, Kabupaten Maros, serta Kabupaten Soppeng. Akibatnya, jaringan listrik di sejumlah wilayah mengalami gangguan, mempengaruhi ribuan pelanggan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku hingga 14 Februari 2025. Hujan lebat disertai angin kencang berpotensi memperparah situasi dengan risiko banjir dan tanah longsor.

Merespons kondisi ini, PT PLN (Persero) bergerak cepat mengamankan pasokan listrik di wilayah terdampak. Tim pemulihan yang terdiri dari tenaga ahli dan teknisi telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan dan memastikan keselamatan jaringan listrik.

PLN Pulihkan Ribuan Pelanggan

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan awal, sebanyak 23.692 pelanggan terdampak akibat 459 gardu listrik yang terendam banjir atau tertimpa longsor dan pohon tumbang.

Namun, berkat kerja keras tim di lapangan, PLN berhasil memulihkan listrik bagi 19.458 pelanggan. “Alhamdulillah, saat ini pasokan listrik untuk sebagian besar pelanggan telah kembali normal. Jika masih ada kendala, masyarakat bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile,” ujar Budiono.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi kering sebelum digunakan guna menghindari risiko korsleting.

Tim PLN Terus Berjibaku di Lapangan

Di tengah tantangan banjir yang belum sepenuhnya surut, PLN tetap melanjutkan upaya pemulihan. Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Maros, Anggih Prasetya, menegaskan bahwa listrik baru akan dinyalakan kembali setelah kondisi dinyatakan aman.

“Walaupun harus menerjang banjir, tim kami terus berpatroli memantau perkembangan di lapangan. Kami bekerja tanpa henti sejak awal banjir melanda agar pasokan listrik bisa kembali normal secepat mungkin,” ujar Anggih.

PLN berkomitmen mempercepat pemulihan layanan sambil tetap mengutamakan keselamatan masyarakat. Dengan cuaca ekstrem yang masih berlangsung, PLN terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi gangguan lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan gangguan listrik melalui kanal resmi PLN guna memastikan keselamatan dan kenyamanan bersama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru