Korban Banjir di Perumnas Antang Makassar Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal

Sejumlah warga terdampak banjir menjalani pemeriksaan kesehatan di lokasi pengungsian Masjid Al-Muttaqim, Jalan Bori Raya, Rabu (12/2/2025). @Jejakfakta/Samsir

Kebutuhan mendesak korban banjir di pengungsian adalah obat-obatan, makanan, serta air bersih.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ratusan pengungsi korban banjir di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, mulai mengalami berbagai gangguan kesehatan, terutama penyakit kulit yang menyebabkan gatal-gatal.

Pantauan Jejakfakta.com, Rabu (12/2/2025) di lokasi pengungsian Masjid Al-Muttaqim, Jalan Bori Raya, menunjukkan antrean warga yang bergantian menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Ada juga yang mengalami hipertensi, tapi paling banyak penyakit kulit," ungkap dr. Putri dari Puskesmas Rappokalling, yang bertugas sejak pukul 14.00 WITA.

Baca Juga : Respons Cepat Aduan Warga, BPBD Makassar Turun Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

Banjir terparah terjadi di Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang, yang merupakan kawasan rendah dan mudah terendam. Kepala Camat Manggala, Andi Eldi Indra Malka, membenarkan kondisi ini.

"Blok 8 dan Blok 10 paling parah. Air masih tinggi, bahkan mendekati atap rumah," ujarnya kepada awak media, Rabu (12/2/2025).

Saat Jejakfakta meninjau Blok 8 pada pukul 14.30 WITA, air tampak setinggi leher orang dewasa, membuat evakuasi semakin sulit. Tim penyelamat yang terdiri dari berbagai elemen terus bekerja keras mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak, termasuk tenaga medis ke pengungsian di Blok 10.

Baca Juga : Satgas Drainase Bergerak Cepat, Genangan di Titik Viral Pettarani Berhasil Surut

Hingga kini, sebanyak 1.093 warga dilaporkan mengungsi di 15 titik berbeda di Kecamatan Manggala. Kondisi mereka masih memprihatinkan, dengan kebutuhan mendesak akan obat-obatan, makanan, serta air bersih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru