Kakanwil Kemenag Sulsel Temui Ketua DPRD Sulsel, Cicu: Kami Komitmen Kawal Kebijakan Regulasi Keagamaan
Ali Yafid menyoroti pengurangan dana BOS bisa mengganggu operasional madrasah, khususnya madrasah swasta yang sangat bergantung pada dana tersebut.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menerima rombongan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, di Kantor DPRD Sulsel pada Senin (17/2/2025). Pertemuan ini membahas kualitas kehidupan umat beragama dan pendidikan keagamaan di Sulsel.
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi didampingi Wakil Ketua Fauzi Andi Wawo dan Yasir Muhammad.
“Silaturrahmi dengan Ketua DPRD Sulsel di gedung rakyat ini kami harap bisa membawa berkah bagi Kemenag Sulsel,” ujar Ali Yafid membuka diskusi.
Baca Juga : PPIH Embarkasi Makassar Dikukuhkan, Siap Layani 16.750 Jemaah Haji Indonesia Timur dengan Layanan Humanis
Ali juga memaparkan sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2025, antara lain penyelenggaraan ibadah haji, STQH Tingkat Provinsi di Masamba, Luwu Utara, serta Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) di Kabupaten Wajo.
"Untuk ibadah haji, kami akan memberangkatkan 15.683 jemaah haji embarkasi Makassar pada 2 Mei 2025, dan kami berharap Ibu Ketua dan Gubernur Sulsel dapat hadir dalam pelepasan," jelasnya.
Selain itu, Ali Yafid mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi dampak efisiensi anggaran terhadap pondok pesantren dan madrasah di Sulsel. Dengan jumlah santri mencapai ratusan ribu, ia menyoroti pengurangan dana BOS yang bisa mengganggu operasional madrasah, khususnya madrasah swasta yang sangat bergantung pada dana tersebut.
Baca Juga : Tren Nikah Melejit di Sulsel: 168 Pasangan Daftar dalam 4 Hari
Topik lain yang dibahas adalah kendala anggaran dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI). Saat ini, dari 1.500 guru PAI di Sulsel, baru 776 yang tersertifikasi. Ali Yafid berharap DPRD Sulsel dapat membantu agar Pemda dapat membiayai guru-guru PAI yang belum tersertifikasi untuk mengikuti PPG.
Terkait kerukunan umat beragama di Sulsel, Ali Yafid menyebutkan bahwa indeks kerukunan Sulsel saat ini berada di angka 79, lebih tinggi dari indeks nasional yang tercatat di 76,47. “Dengan penguatan lebih lanjut, kami yakin angka ini dapat mencapai 80,” tambahnya.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, mengungkapkan bahwa pertemuan ini adalah momentum yang sudah lama dinantikan.
Baca Juga : Hilal Minus di Makassar, Kemenag Sulsel: Sidang Isbat Tetap Jadi Penentu Awal Ramadan 1447 H
"Pertemuan ini penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar lembaga. Kami yakin banyak hal yang dapat dikerjasamakan ke depannya," ujar ketua DPRD Sulsel yang akrab disapa Cicu.
Cicu juga menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan terkait regulasi keagamaan. “Kami akan memastikan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat terlaksana, termasuk dalam pengalokasian anggaran untuk Kemenag,” pungkas Cicu.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Kemenag Sulsel, di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha H. Aminuddin, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam H. Fathurrahman, Kepala Bidang Urusan Agama Islam H. Abdul Gaffar, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. Wahyuddin Hakim, dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah H. Ikbal Ismail.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News