Hadiri Musrembang di Hari Pertama Berkantor, Wakil Bupati Muetazim: Rumuskan Rencana Pembangunan yang Inklusif

Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur saat menghadiri Musrenbang yang berfokus pada Perempuan, Anak, dan Disabilitas, di Baruga B, Senin (24/2/2025). @Jejakfakta/Istimewa

Isu-isu anak, seperti anak yang berhadapan dengan hukum dan penelantaran, harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak.

Jejakfakta.com, MAROS - Di hari pertama menjabat sebagai Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur langsung turun tangan menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berfokus pada Perempuan, Anak, dan Disabilitas. Acara yang dilaksanakan di Baruga B pada Senin (24/2/2025) ini menjadi momen penting dalam merumuskan rencana pembangunan yang berwawasan gender dan inklusif.

Dalam sambutannya, Muetazim menegaskan bahwa Musrenbang ini adalah platform yang sangat penting untuk mengidentifikasi dan merumuskan solusi bagi tantangan yang dihadapi oleh perempuan, ibu, anak, remaja, dan penyandang disabilitas di Kabupaten Maros.

"Ini adalah bagian dari pendekatan bottom-up planning untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait program pembangunan yang ramah terhadap perempuan, anak, dan penyandang disabilitas. Dengan demikian, hak-hak mereka dapat terlindungi dan terpenuhi," ujar Muetazim.

Baca Juga : 43 ASN Maros Bolos Kerja, Bupati Chaidir Syam Tegaskan Sanksi Menanti yang Melanggar

Dia juga memastikan bahwa isu-isu terkait perempuan, anak, dan penyandang disabilitas akan menjadi bagian integral dalam dokumen perencanaan pembangunan.

"Melalui Musrenbang ini, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa perencanaan anggaran di semua tingkat pemerintahan, mulai dari desa hingga kabupaten, akan mengedepankan perspektif gender dan inklusivitas," lanjutnya.

Musrenbang Perempuan, Anak, dan Disabilitas kali ini merupakan tahun kelima pelaksanaannya. Acara yang dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, menunjukkan konsistensi dalam mengatasi masalah-masalah yang sering terabaikan di masyarakat.

Baca Juga : Tiga OPD Baru Resmi Berdiri, Chaidir Syam Tunjuk Plt

Muetazim, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros, juga menyoroti peningkatan masalah yang dihadapi anak-anak di wilayah tersebut, termasuk kekerasan fisik dan seksual, penelantaran, serta perilaku menyimpang yang semakin mengkhawatirkan.

"Isu-isu anak, seperti anak yang berhadapan dengan hukum dan penelantaran, harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak. Kami semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi mereka," ujarnya.

Selain itu, Muetazim menekankan pentingnya penanggulangan masalah kemiskinan secara lintas sektor. Dia menegaskan bahwa kemiskinan adalah tantangan bersama yang membutuhkan sinergi antar berbagai sektor.

Baca Juga : Bupati Maros Larang Pejabat Terima Bingkisan Lebaran, Tegaskan Integritas Pemerintahan

"Ke depan, kita harus lebih intens dalam merancang program-program yang berfokus pada perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan program pro-rakyat lainnya untuk mengurangi angka kemiskinan di Maros," tutupnya.

Dengan komitmen kuat dari Muetazim, diharapkan Musrenbang ini dapat menghasilkan rencana pembangunan yang lebih menyeluruh dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru