Bocah 10 Tahun yang Tenggelam di Sungai Bendungan Bakaru Ditemukan Meninggal Dunia
Diduga, Iksan terpeleset hingga jatuh ke aliran air deras sungai depan Bendungan PLTU Bakaru.
Jejakfakta.com, PINRANG — Muhammad Iksan (10), bocah asal Desa Ulusaddang, Kabupaten Pinrang, yang dilaporkan hilang setelah jatuh ke aliran sungai depan Bendungan PLTU Bakaru, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (27/2/2025) pagi.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas (Unit Siaga SAR Parepare), Polsek, Babinsa, BPBD Pinrang, KPA Bintala, Security PLTU Bakaru, dan masyarakat setempat melakukan pencarian intensif selama dua hari dengan menyisir aliran sungai secara infanteri di sisi kanan dan kiri bendungan.
Komandan Tim Unit Siaga SAR Parepare, Agus Salim, menyatakan korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal terjatuh pada pukul 09.45 WITA.
Baca Juga : Tim SAR Berhasil Evakuasi 18 Penumpang Kapal KM. Nuraila yang Terombang-Ambing di Perairan Pulau Polassi
"Korban atas nama Iksan, umur 10 tahun, ditemukan kurang lebih satu kilometer dari lokasi dugaan terjatuh. Korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka," ujar Agus Salim.
Peristiwa tragis ini bermula saat korban bermain bersama teman-temannya di depan Bendungan PLTU Bakaru pada Rabu (26/2/2025). Diduga, Iksan terpeleset hingga jatuh ke aliran air deras, membuat keluarga segera melaporkan kejadian tersebut kepada tim SAR.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan seluruh tim SAR dan masyarakat yang terlibat dalam pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News