Harga Cabai Melonjak Tajam, Munafri dan Andi Sudirman Turun Tangan
Hasil tinjauan menunjukkan harga Cabai Rawit Merah melonjak drastis dari Rp35 ribu menjadi Rp75 ribu per kilogram dalam dua minggu terakhir.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Lonjakan harga cabai yang meroket hingga lebih dari dua kali lipat dalam dua pekan terakhir membuat Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), bersama Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS), menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengintervensi gejolak harga di pasar.
Keduanya turun langsung ke Pasar Terong dan Gudang Bulog didampingi Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, serta jajaran Forkopimda Makassar dan Sulsel, Sabtu (1/3/2025). Hasil tinjauan menunjukkan harga Cabai Rawit Merah melonjak drastis dari Rp35 ribu menjadi Rp75 ribu per kilogram dalam dua minggu terakhir.
"Kita akan mengkaji penyebab kenaikan ini, apakah ada kendala distribusi atau memang suplai yang berkurang," ujar Munafri.
Operasi Pasar dan Gerakan Pasar Murah
Tak tinggal diam, Pemkot Makassar bersama Pemprov Sulsel segera menggelar operasi pasar dan gerakan pasar murah untuk menstabilkan harga.
Baca Juga : 60 Lapak “Cat Kuning” Dibongkar Damai, Pemkot Makassar Kembalikan Fasum Setelah 30 Tahun Dikuasai PKL
"Stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan sangat penting. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan turun tangan agar masyarakat tetap mendapatkan harga yang wajar," tegas Munafri.
Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman memastikan pihaknya akan terus memantau pergerakan harga dan melakukan intervensi jika terjadi lonjakan signifikan.
"Selain cabai, kita tetap mengawasi komoditas lain seperti bawang merah, beras, daging, dan minyak goreng. Secara umum masih stabil, tapi kita akan terus lakukan pengawasan," kata Andi Sudirman.
Baca Juga : Munafri Pangkas Rp60 Miliar Anggaran Seremonial, Alihkan ke Pendidikan dan Infrastruktur
Stok Beras Aman, Fokus pada Stabilitas Harga
Dalam kunjungan ke Gudang Bulog, Gubernur memastikan stok beras di Sulsel mencapai 184 ribu ton, dengan target peningkatan hingga 509 ribu ton.
"Kita optimis berada di zona hijau, stok aman. Namun, beberapa komoditas tertentu seperti cabai tetap perlu kita pantau," jelasnya.
Baca Juga : Makassar Gaspol Tinggalkan Open Dumping, Wali Kota Dorong Sampah Jadi Energi di Forum Nasional
Di tengah kunjungan ke Pasar Terong, warga antusias menyambut Munafri dengan yel-yel "Wattunami!", menunjukkan dukungan terhadap kepemimpinannya yang baru dimulai sebagai Wali Kota Makassar.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan, masyarakat berharap lonjakan harga cabai dan bahan pokok lainnya dapat segera terkendali. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News