Banjir di Perumnas Antang Makassar Masih Sedada, DMC IKA Teknik Unhas Bantu Evakuasi
Data Camat Manggala, Andi Fadly, jumlah pengungsi korban banjir Manggala mencapai 700 orang, berasal 138 KK. Mereka adalah penghuni blok 8,9, dan blok 10.
Makassar, jejakfakta.com – Banjir masih mewarnai wilayah Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, Kamis (29/12/22).
Blok 8, Blok 9 dan Blok 10 Perumnas Antang masih saja menjadi daerah terparah.
Ketinggian air luapan sungai Tallo ke tiga blok tersebut berkisar 1 hingga dua meter.
Baca Juga : Puluhan Tahun Langganan Banjir, Pemkot Makassar Perbesar Box Culvert dan Normalisasi Drainase di Manggala
Warganya sudah hampir sepekan ini mengungsi.
Data Camat Manggala, Andi Fadly, jumlah pengungsi korban banjir Manggala mencapai 700 orang, berasal 138 KK. Mereka adalah penghuni blok 8,9, dan blok 10.
Korban banjir Antang mendapat perhatian pemerintah dan tim bantuan dari berbagai kalangan seperti tim Disaster Management Center IKA Teknik Unhas.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Tinjau Langsung Pengungsi di Blok 10 Antang Tengah Malam
Rabu (28/12/22), DMC IKA Teknik Unhas turut mengevakuasi korban banjir di Perumnas Antang.
“Banjir sudah setinggi dada orang dewasa dan sebagian besar warga harus mengungsi ke masjid,” Nasruddin Azis, anggota IKA Teknik.
Baca Juga : Munafri Turun ke Antang, Siapkan Jurus Komprehensif Akhiri Banjir Tahunan di Blok 10
“DMC mengerahkan relawan dan perahu karet dan bersama tim SAR menyusuri rumah warga untuk evakuasi,” Nasruddin Azis menambahkan.
Banjir merendam Perumnas Antang sejak Sabtu (24/12/22). Sejak itu, warganya mengungsi ke berbagai lokasi dalam wilayah Manggala.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Unhas untuk Kaji Pengendalian Banjir
Hingga berita ini ditulis, hujan masih menyirami kota Makassar.
Pantauan di poros Inspeksi PAM Antang - Jl Nipa-nipa, Kamis (29/12), air merendam badan jalan dan masih dapat dilalui kendaraan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News