Diskop-UKM Makassar Semarakkan Ramadhan dengan Festival Wirausaha Teknologi

Kepala Diskop-UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, membuka secara resmi Ramadhan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan, Minggu (16/3/2025). @Jejakfakta/dok. Diskop-UKM Makassar

Festival ini tersedia 29 booth gratis yang diisi oleh UMKM lokal dan wirausahawan muda Makassar. Berbagai produk menarik seperti kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kota Makassar kembali menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan menggelar Ramadhan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship. Acara ini akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 16 hingga 25 Maret 2025, di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan.

Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti bazar UMKM yang mencakup sektor kuliner (food & beverage), fesyen, hingga kerajinan tangan (crafting).

Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai workshop, talkshow, coaching clinic, serta kompetisi yang telah disiapkan oleh panitia.

Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada

Melibatkan Anak Muda dan Kampus

Kepala Diskop-UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh pihaknya. Tahun ini, Diskop-UKM berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi serta melibatkan generasi muda Makassar dalam kegiatan tersebut.

"Secara umum, konsepnya masih seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, kali ini kami lebih banyak melibatkan mahasiswa dan anak muda. Mereka diberi kesempatan untuk memamerkan produk dan karya kreatif mereka," ujar Rheza.

Baca Juga : Menuju 10 Besar, 68 Kandidat Rebut Kursi Komisioner BAZNAS Makassar

Kepala Diskop-UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, berbincang dengan peserta Ramadhan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan, Minggu (16/3/2025). @Jejakfakta/dok. Diskop-UKM Makassar

Beberapa kampus yang berpartisipasi di antaranya Universitas Negeri Makassar (UNM), Politeknik Pariwisata (Poltekpar), Kalla Institute, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, serta sejumlah perguruan tinggi swasta lainnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap tahun selalu muncul inovasi baru dari pelaku UMKM. Oleh karena itu, Diskop-UKM hadir untuk memberikan dorongan serta pembinaan bagi mereka.

Baca Juga : Efisiensi BBM Jadi Aksi Nyata, Appi Gowes Pagi Pantau Kebersihan Tiga Kecamatan di Makassar

"Kami di Diskop-UKM berupaya mencari solusi bagi teman-teman pelaku usaha. Makassar dikenal sebagai kota kuliner, sehingga sektor ini akan terus dikembangkan. Namun, kami juga tidak melupakan sektor kerajinan tangan dan kreativitas lainnya. Kami akan mendorong UMKM sesuai dengan minat serta permintaan pasar," jelasnya.

Ramadhan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan, juga tersedia panggung hiburan, saat pembukaan pada Minggu (16/3/2025). @Jejakfakta/dok. Diskop-UKM Makassar

Mendorong Wirausaha Muda

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pilih Gunakan Kendaraan Lama

Sebagai bentuk dukungan terhadap wirausaha muda, Diskop-UKM Makassar juga mendorong mereka untuk bergabung dengan inkubator UMKM. Program ini bertujuan untuk membantu pengembangan bisnis serta memperkuat jejaring usaha mereka.

"Kami selalu melibatkan kampus-kampus dalam berbagai kegiatan dan berkolaborasi dengan pelaku UMKM, terutama yang terhubung dengan generasi muda. Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda juga bisa berperan dalam meningkatkan perekonomian," tambahnya.

Rheza pun mengapresiasi semangat anak muda yang turut berkontribusi dalam festival ini.

Baca Juga : Mahasiswa UNM Dorong Ruang Demokrasi Inklusif, Wawali Makassar Dukung Pekan Parlemen 2026

"Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa menyalurkan kreativitasnya melalui wirausaha. Meskipun dengan keterbatasan, upaya mereka tetap luar biasa. Terima kasih kepada para pelajar, mahasiswa, dan wirausahawan muda yang telah membantu menggerakkan perekonomian Kota Makassar," tutupnya.

Sebagai informasi, dalam festival ini tersedia 29 booth gratis yang diisi oleh UMKM lokal dan wirausahawan muda Makassar. Berbagai produk menarik seperti kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan siap memeriahkan acara ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Erwin Ijarta
Berita Terbaru