227 Personel Kembali Beraksi ke Lokasi Longsor Poros Maros - Bone, 5 Korban belum Ditemukan
"Fokusnya tetap di titik longsor untuk dibersihkan. Kemudian ada 2 perahu karet untuk menyisir sungai, dan 1 tim menyisir dengan jalan kaki. Secara keseluruhan total personel yang terlibat sebanyak 227," kata Fajri Mursalin.
Maros, jejakfakta.com – Lima korban hilang akibat longsor poros Maros - Bone di Dusun Moncong Jai, Desa Rompegading, masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian di hari kedua pencarian ini ke seantero sungai Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Kamis (29/12/22).
"Tadi Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian korban hilang. Ada 4 tim yang kita bagi melakukan pencarian," kata Humas Basarnas Sulsel Fajri Mursalin dikutip dari detikSulsel.
Prajurit TNI, personel Polri, anggota BPBD, petugas Damkar Makassar, relawan, dan masyarakat terlibat dalam tim gabungan.
"Fokusnya tetap di titik longsor untuk dibersihkan. Kemudian ada 2 perahu karet untuk menyisir sungai, dan 1 tim menyisir dengan jalan kaki. Secara keseluruhan total personel yang terlibat sebanyak 227," kata Fajri Mursalin.
SAR Brimob bersama sejumlah relawan SAR yang melakukan pencarian dengan mennyisi sungai sejauh 3 Km.
Enam warga yang menjadi korban longsor Rompegading, Selasa (27/12/22) pukul 17.00 Wita. Seorang di antaranya, Ilham (48), ditemukan meninggal dunia.
Lima korban lainnya yang dalam pencarian: Dilla (16), Emi (47), Rimang (80), Adel (12), dan Cellung (2).
longsor poros Makassar - Bone ini mengakibatkan lalu lintas sempat terputus akibat longsor menimbun jalan. Ribuan kendaraan harus antre melewati area bencana.
Lalu linta dini hari tadi terpantau lancar, material longsor telah dibersihkan dari badan jalan.
Namun, siang ini, warga melaporkan situasi lalu lintas area Rompegading tersebut kembali macet panjang, ribuan kendaraan antre menuggu. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News