Pengungsi Blok 8 Perumnas Antang Makassar: Dinas Sosial Mungkin Sudah Lelah
"Tidak ada bantuan dari Dinas Sosial, itu ada ji perahu yang disumbangkan tapi perahu lima tahun lalu, sekarang ini tidak ada lagi bantuan dari pemerintah semua lari di blok 10, kami juga heran ,di sana memang banjir tapi tidak parah, di sana satu meter, di sini kami dua meter,” kata Hamsir kepada jejakfakta.
Makassar, jejakfakta.com – Banjir yang merendam Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, memasuki hari keenam, Kamis (29/12/22). Korban berharap uluran tangah pemerintah.
Koordinator Lapangan BPBD Makassar, Akbar, mengatakan, ketinggian banjir luapan sungai Tallo ke permukiman Perumnas Antang bertambah pada Rabu (28/12/200) pukul 17.00 Wita, kenaikan naik 20 - 40 sentimeter.
“Sekarang kondisi kalau masuk blok 8 [Perumnas Antang] sampai hampir 2 meter atau 1,20 meter, kalau di blok 10 itu hanya 1,5 meter, kalau di Kelurahan Tamangapa 2,5 meter,” tutur Akbar kepada jejakfakta, Kamis (29/12/22).
Baca Juga : Puluhan Tahun Langganan Banjir, Pemkot Makassar Perbesar Box Culvert dan Normalisasi Drainase di Manggala
Data terbaru BPBD, warga Perumnas Antang yang mengungsi 1.781 jiwa. Pengungsian di dalam wilayah Manggala.
“Warga belum ada yang bisa kembali, namun yang di titik pengungsian masih ada 441 kepala keluarga, jumlah jiwa 1781," kata Akbar.
Pengungsi: Mungkin Dia Sudah Lelah
Baca Juga : Wali Kota Munafri Tinjau Langsung Pengungsi di Blok 10 Antang Tengah Malam
Hamsir, pengungsi asal Blok 8 Perumnas Antang yang ditemui jejakfakta, Kamis (29/12), mengatakan, belum ada bantuan dari Dinas Sosial Makassar sejak hari pertama banjir hingga saat ini khusus untuk pengungsi Blok 8.
"Tidak ada bantuan dari Dinas Sosial, itu ada ji perahu yang disumbangkan tapi perahu lima tahun lalu, sekarang ini tidak ada lagi bantuan dari pemerintah semua lari di blok 10, kami juga heran ,di sana memang banjir tapi tidak parah, di sana satu meter, di sini kami dua meter,” kata Hamsir kepada jejakfakta.
Selama ini, lanjut Hamsir, pengungsi Blok 8 di masjid hanya mendapat bantuan dari pribadi warga.
Baca Juga : Munafri Turun ke Antang, Siapkan Jurus Komprehensif Akhiri Banjir Tahunan di Blok 10
“Ini hari keenam dan belum ada dari Dinsos yang datangi kami, mungkin bosanmi layani kami, ibu lurah saja hari pertama ji datang, pak RW juga baru datang itu pas adapi warga mau menikah di masjid, ini indomi dan beras dari sumbangkan bulan lalu, bulan 11 itu, jadi kami ini pribadi dari teman teman luar juga yang kasi, kalau Dinas Sosial tidak ada mungkin dia sudah lelah," tutur Hamzir.
Banjir merendam Perumnas Antang sejak Sabtu (24/12/22). Sejak itu, warganya mengungsi ke berbagai lokasi dalam wilayah Manggala.
Hari ini adalah hari ketujuh banjir merendam Perumnas Antang Kota Makassar. Pengungsi masih bertahan di pengungsian, cuaca masih hujan, banjir masih merendam.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Unhas untuk Kaji Pengendalian Banjir
Hingga berita ini ditulis, jejakfakta belum mendapatkan konfirmasi terkait bantuan pangan pemerintah kepada pengungsi Blok 8, 9 dan Blok 10 Perumnas Antang.
Untuk bantuan evekuasi, distribusi bantuan dan lainnya, Pemkot Makassar siaga di lokasi melalui BPBD Kota Makassar, hingga saat ini.
Simak update berita kami selanjutnya. (*)
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News