Pria Misterius Bilang 'Siap mi' Sebelum Terjadi Kebakaran Pasar Sentral Makassar
Saksi melihat sosok pria misterius memakai masker sebelum kebakaran terjadi di Pasar Sentral Makassar, Selasa (27/12/2022).
Jejakfakta.com, Makassar - Kebakaran Pasar Sentral Makassar masih menyisakan tanda tanya. Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab hangusnya 931 kios.
Terbaru, pengakuan salah satu penjaga kios yang menjual pakaian bernama Wana (22). Ia mengaku melihat sosok pria misterius memakai masker sebelum kebakaran terjadi di Pasar Sentral Makassar, Selasa (27/12/2022).
“Siap mi,” kata Wana menirukan perkataan pria misterius tersebut saat di wawancarai wartawan, Kamis (29/12/2022).
Baca Juga : Revitalisasi Pasar Sentral Makassar, Munafri Siapkan Konsep Baru untuk UMKM dan Pariwisata
Wana tak menyangka perkataan sosok pria misterius tersebut menjadi adanya dugaan perencanaan untuk membakar pusat perbelajaan di Makassar tersebut.
“Sempat ka liat laki-laki, ndak kutahu toh, Wallahu Wa’alam, pake masker ki, na bilang siap mi, ndak kutahu kan, saya kucuekin ji, ndak kutahu apa anunya (maksudnya) toh," kata Wana.
Tak lama setelah itu, ia mencium bau kabel saat ia berada di tempat rekannya bernama Fatta.
Baca Juga : DPRD Makassar Pastikan Pindah ke Kantor Sementara di Perumnas Hertasning Mulai 1 Oktober 2025
"Setelah liat orang itu (pria bermasker), nda lama pergi ma di tempat na Fatta. Duduk ma sama Fatta bikin konten vidio. Pas ku tanyai ada bau-bau kabel fatta? Nda lama ku sudah bilang begitu ada mi orang berteriak dari sana (kebakaran)," terangnya.
Wana bersama rekannya Fatta mengaku kaget dan mencari sumber suara teriakan tersebut.
"Lari ma sama Fatta cari orang berteriak, baru kan tempat ku dari bagian sini toh (kios tempat berjualan), sempatka saya mengintip di WC, kuliat api di bagian sana (sumber api pertama). Banyak orang bilang itu api dari WC padahal saya berani sumpah kalau itu api bukan dari WC karna saya sempat ji mengintip di WC,” katanya kepada wartawan usai dimintai keterangan oleh Tim Labfor Polda Sulsel di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca Juga : BPJS Apresiasi Kepedulian Pemkot Makassar terhadap Perlindungan Pekerja Rentan
Ia mengaku tak mengenal sosok pria tersebut karena menggunakan masker.
"Ndak (saya tidak kenal). Karena pake masker. Duduk ki. Satu orang ki,” sambungnya.
Wana menjelaskan, setelah melihat dan memastikan kalau memang terjadi kebakaran, ia kemudian lari ke tempat jualannya. Namun, ia tak sempat menyelamatkan barang dagangannya karena api dengan cepat menjalar dan membakar ratusan kios pedagang.
Baca Juga : Belasan Rumah di Balang Baru Makassar Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
“Sempat ja intipki di sini yang di WC, api di sana, terus saya lari pergi di tempat ku mau ku selamatkan barangku toh, kubuka mi rolingku tapi ndak bisa ma, asap tebal sekalimi, jadi larika keluar selamatkan motorku karna motorku di parkiran sini," jelasnya.
Saat api sudah membakar dan menjalar ke ratusan kios pedagang. Wana kemudian menghubungi majikannya tempat ia berjualan dan rekan lainnya.
“Bosku dulu saya telpon, masih ada buktinya tapi bosku memanggil ki, terus dekat tempat ku, baru yang punya WC saya telpon," katanya.
Baca Juga : Rumah Padat Penduduk di Kelurahan Balang Baru Terbakar
Beberapa rekannya sempat tidak percaya, soalnya Wana dikira sedang membuat konten video.
"Itupun lagi yang punya WC ndak percaya bilang kebakaranki, kan, seringka juga bercanda sama dia, nabilang sembarang kau barang bikingjako konten kebakaran, suaminya bilang begitu,” ujarnya.
Wana merupakan salah satu saksi yang dihadirkan di lokasi pada saat Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel melakukan investigasi dan olah TKP terkait kebakaran tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Sugeng Suprijanto mengatakan, untuk sementara sudah ada delapan orang saksi yang diperiksa dan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan sampai dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut.
"Untuk sementara saksi sudah delapan orang, tapi kasus ini kami terus lakukan penyelidikan, sampai kita bisa simpulkan apakah ini dibakar atau tidak. CCTV masih dicari sama reskrim," terangnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News