Momentum Idulfitri di Gowa: Bupati Sitti Husniah Talenrang Gaungkan Semangat Pembangunan
Ramadan mengajarkan kita untuk tetap rendah hati dan saling memaafkan.
Jejakfakta.com, GOWA - Suasana penuh hikmat menyelimuti Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, saat ribuan masyarakat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa melaksanakan Salat Idulfitri 1446 Hijriah pada Senin (31/3/2025).
Momen suci ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga wadah refleksi bagi kemajuan daerah.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga momentum memperkuat kesalehan individu dan sosial.
Baca Juga : Sinergi Pemkab dan PKK Gowa Kejar Anak Zero Dose, Wabup Turun Langsung Pastikan Tak Ada yang Tertinggal
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sebagai landasan dalam membangun Kabupaten Gowa yang lebih maju dan sejahtera.
“Ramadan mengajarkan kita tentang ketakwaan dan kepedulian sosial. Nilai-nilai inilah yang menjadi pijakan utama dalam setiap kebijakan pembangunan di Gowa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan bagaimana spiritualitas dapat diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam akselerasi pembangunan daerah. Dengan mengedepankan semangat gotong-royong dan kepedulian sosial, berbagai tantangan pembangunan—baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat dihadapi bersama.
Baca Juga : Kolaborasi Pemkab Gowa dan Lintas Sektor Sukses Bedah Ratusan Rumah, Dorong Nol Persen Kemiskinan Ekstrem
“Keberhasilan pembangunan di Gowa bukan hanya tugas pemerintah, melainkan hasil dari sinergi seluruh elemen masyarakat. Mari kita bersama-sama mewujudkan Gowa yang lebih baik dan sejahtera,” tegasnya.
Program “Gowa Bersama” sebagai Pilar Kemajuan
Sebagai bagian dari visi pembangunannya, Bupati Talenrang menguraikan strategi prioritas dalam program “Gowa Bersama” yang berfokus pada pencapaian dampak nyata bagi masyarakat. Program ini mencakup berbagai sektor strategis seperti kebersihan lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta keamanan.
Baca Juga : Pesta Siaga Perdana di Gowa, 448 Siswa SD Ditempa Jadi Generasi Berkarakter Sejak Dini
“Program ini menjadi akselerator pencapaian visi Gowa yang lebih maju. Pemerintah akan terus hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan hingga pelosok desa.
“Kami ingin setiap warga Gowa merasakan perubahan nyata, bukan hanya di pusat kota tetapi juga di daerah terpencil. Inilah makna sesungguhnya dari pembangunan yang inklusif,” tambahnya.
Baca Juga : Tiga Pelajar Gowa Raih Beasiswa ke Universitas Sampoerna, Pemkab Perkuat Investasi SDM
Menutup sambutannya, Talenrang mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat Gowa dengan penuh harap agar kebersamaan dan semangat gotong-royong terus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya mengucapkan Selamat Idulfitri 1446 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberkahi kekuatan untuk membangun Gowa yang lebih baik dan sejahtera,” ungkapnya.
Ustaz Solmed: Hikmah Ramadan sebagai Bekal Istiqamah
Baca Juga : Bupati Luwu Timur Apresiasi Sinergi Kota Parepare di Hari Jadi ke-66
Salat Idulfitri kali ini dipimpin oleh Ustaz Hardiyansyah sebagai imam, sementara Ustaz Sholeh Mahmoed Nasution, atau yang lebih dikenal sebagai Ustaz Solmed, bertindak sebagai khatib. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadan melatih kita untuk terus istiqamah dalam beribadah kepada Allah SWT, tetapi juga mengajarkan kita untuk tetap rendah hati dan saling memaafkan,” tutur Ustaz Solmed.
Ia juga menegaskan bahwa selain mendapatkan ampunan dari Allah SWT, meminta dan memberikan maaf kepada sesama merupakan salah satu kunci kebahagiaan dunia dan akhirat.
“Di hari yang fitri ini, hendaknya kita semua membuka hati untuk saling memaafkan. Karena selain ridha Allah, maaf dari saudara-saudara kita juga dapat menyelamatkan kita di akhirat kelak,” imbuhnya.
Momentum Salat Idulfitri ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin; Dandim 1409 Gowa, Letkol INF Heri Kuswanto; Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Muh Ramli Rewa; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Jamaris; Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah; serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat yang merasakan kebersamaan dalam suasana penuh makna.
Idulfitri di Gowa tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum penguatan semangat kolaborasi demi mewujudkan daerah yang lebih baik. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Gowa semakin melangkah maju menuju kesejahteraan bersama.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News