Pemkot-Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat menghadiri Syawalan 1446 H yang digelar oleh Pimpinan Muhammadiyah Kota Makassar, di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Sabtu (26/4/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri berharap Muhammadiyah dapat menjadi benteng pertahanan dalam membina anak didik generasi muda agar terhindar dari pengaruh buruk media sosial maupun pergaulan bebas.

Jejakfakta.com, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak Muhammadiyah Kota Makassar untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan kota.

Pria yang akrab disapa Appi itu menilai peran organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah sangat penting dalam memperkuat fondasi sosial dan moral masyarakat.

"Pada kesempatan ini, izinkan kami atas nama pemerintah kota mengajak pengurus Muhammadiyah untuk bersinergi di dalam membangun kota yang kita cintai yaitu Makassar," kata Appi dalam sambutannya pada Syawalan 1446 H yang digelar oleh Pimpinan Muhammadiyah Kota Makassar, di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Sabtu (26/4/2025).

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Hadiri Rakor Pencegahan HIV-AIDS, Perkuat Komitmen Menuju Ending AIDS 2030

Appi mengatakan, kehadirannya dalam silaturahmi ini merupakan kewajibannya sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.

"Kehadiran saya di acara Muhammadiyah mungkin yang pertama, setelah kami resmi dilantik sebagai wali kota Makassar," ujarnya.

"Kami hadir di syawalan ini, sekaligus menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan. Kami ingin berbagi tanggung jawab dengan Muhammadiyah," tambah Appi.

Baca Juga : TPA Tamangapa Mulai Berbenah, Sampah Organik Disiapkan Jadi Pakan Sapi

Lebih lanjut, kata Appi, pemerintah kota berharap peran Muhammadiyah sangat penting dalam menyelaraskan pemikiran untuk pembangunan daerah.

Sebagai organisasi besar, perannya sangat dibutuhkan dalam membantu pemerintah, khususnya dalam aspek kontrol sosial dan pembinaan masyarakat.

Sehingga Appi berharap kolaborasi antara pemerintah kota dan juga Muhammadiyah dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga : 20 Tahun Berdiri di Fasum, 10 Lapak di Gunung Lompo Battang Akhirnya Bongkar Mandiri

"Sehingga kami harap Muhammadiyah yang sangat besar ini memiliki peran penting sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat," harapnya.

Ia juga berharap Muhammadiyah dapat menjadi benteng pertahanan dalam membina anak didik generasi muda agar terhindar dari pengaruh buruk media sosial maupun pergaulan bebas.

Apalagi belum lama ini masyarakat Kota Makassar dikagetkan dengan perilaku menyimpang di salah satu THM yang heboh di sosial media.

Baca Juga : Aliyah Hadiri Urban Climate Forum 2026, Makassar Bahas Tantangan Kota di Tengah Perubahan Iklim

Sehingga menurutnya, kejadian ini sangat mengganggu jalanya pemerintahan, khususnya dalam hal pembinaan karakter dan proses pembentukan generasi muda.

Ia menegaskan bahwa insiden seperti ini harus menjadi perhatian serius, mengingat pemerintah pusat maupun daerah tengah mengusung misi besar dalam mencetak generasi emas Indonesia tahun 2045

"Bagaimana kita mau bina karakter generasi emas yang baik di masa akan datang, sedangkan kondisi sekarang tidak menghargai yang namanya adab, dan budi pekerti," tuturnya.

Baca Juga : Kuliah Umum UCM, Appi Ungkap Rahasia Bangun Karier: Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

Tak hanya itu, Appi meminta keterlibatan para tokoh agama di Muhammadiyah agar bersama-sama pemerintah kota dan DPRD menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

"Muhammadiyah bersama pemerintah kota, memberikan kami masukan, referensi yang baik untuk sama-sama menyelesaikan ini, dan kami Pemkot Makassar, merancang Perda soal LGBT," katanya penuh harap.

"Persoalan ini tidak dapat diabaikan, lama-lama akan berkembang lebih besar, jika dibiarkan, maka saatnya kita mencegah saat bibit ini muncul," lanjut Appi.

Ia menyebutkan, hanya melalui kolaborasi yang kuat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, Kota Makassar dapat bergerak maju secara bersama-sama.

Sebab pemerintah, menurutnya, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan elemen masyarakat, termasuk ormas keagamaan seperti Muhammadiyah.

Appi pun meyakini bahwa banyak sekali pemikiran baik dari orang tua yang ada di Muhammadiyah dan bisa memberikan sumbangsih terbaik untuk membangun Kota Makassar ke depan.

"Kami harap Muhammadiyah bersama kami pemerintah mengawal persoalan yang ada sehingga mendapat solusi terbaik," harapnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru