LDII Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Sinergi Tangani Stunting, Narkoba, dan Wawasan Kebangsaan
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ketahanan masyarakat Sulawesi Selatan di bidang sosial, kesehatan, dan ideologi.
Jejakfakta.com - Makassar - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno di Markas Kodam XIV/Hasanuddin, Rabu (30/4/2025). Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat, termasuk penanganan stunting, pencegahan narkoba, dan penguatan wawasan kebangsaan.
Ketua DPW LDII Sulsel, H. Asdar Mattiro, S.Sos., M.I.Kom., menyatakan kesiapan LDII mendukung program Kodam XIV/Hasanuddin, seperti pelatihan bela negara, edukasi antiradikalisme, dan pencegahan stunting. "Kami telah menjalankan pelatihan bela negara dan seminar pencegahan stunting sebagai investasi mencetak generasi unggul," ujarnya.
Wakil Ketua LDII Sulsel, Jawiana Saokani, S.Si., M.Pd., memaparkan delapan klaster pengabdian LDII, meliputi:
Baca Juga : HUT ke-69 Kodam Hasanuddin, Munafri Tegaskan Kolaborasi TNI dan Pemda Kunci Pembangunan Makassar
1. Wawasan Kebangsaan (penguatan Pancasila dan NKRI)
2. Keagamaan (dakwah Islam moderat)
3. Pendidikan & Pelatihan (peningkatan keterampilan masyarakat)
Baca Juga : 8 ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad, Dari Aparatur Sipil ke Garda Cadangan Pertahanan Negara
4. Ekonomi Syariah b(pengembangan UMKM dan koperasi)
5. Ketahanan Pangan & Lingkungan (pertanian dan penghijauan)
6. Kesehatan Herbal & Lingkungan Hidup
Baca Juga : Gowa Siap All Out! 16 Titik Lahan Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Desa
7. Teknologi Digital (literasi digital untuk dakwah dan ekonomi)
8. Energi Baru Terbarukan (seperti tenaga surya di pesantren).
Mayjen TNI Windiyatno menekankan pentingnya peran ormas Islam seperti LDII dalam menjaga keutuhan bangsa.
Baca Juga : Tanpa Mengenal Lelah, Prajurit Hasanuddin Terjang Medan Terjal Evakuasi Korban Pesawat Jatuh di Bulusaraung
"LDII diharap aktif dalam darurat pemberantasan narkoba dan dakwah yang menyejukkan," pesannya. Pangdam juga mendorong LDII berperan menekan angka stunting di Sulsel yang masih tinggi.
Sebagai tindak lanjut, LDII mengundang Pangdam untuk menyampaikan materi wawasan kebangsaan dalam **Pengajian Akbar LDII pada 22 Juni 2025**. "Bagi kami, NKRI harga mati. Karena itu, kami terus tanamkan cinta tanah air ke warga LDII," tegas Asdar.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ketahanan masyarakat Sulawesi Selatan di bidang sosial, kesehatan, dan ideologi.
Baca Juga : Tim SAR Gabungan Temukan Korban Kedua Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News