Kloter Pertama Jemaah Haji Makassar Tiba di Makkah, Disambut Shalawat dan Mawar Putih
Beberapa jemaah tampak haru hingga meneteskan air mata karena akhirnya tiba di Tanah Suci.
Jejakfakta.com, MAKKAH – Suasana haru dan penuh sukacita menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji asal Makassar di Kota Makkah, Arab Saudi, Sabtu (10/5/2025). Mereka disambut meriah dengan hadrah, lantunan shalawat, hingga bunga mawar putih dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan pihak Maktab Sektor 3 Makkah.
Setelah mengambil miqat untuk berihram di Bir Ali, para jemaah tiba menggunakan 10 bus dari Embarkasi Makassar (UPG). Petugas PPIH Sektor 3 yang telah lebih dulu berada di Makkah langsung sigap membantu, terutama para lansia yang membutuhkan bantuan khusus seperti kursi roda.
Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain lantunan shalawat, jemaah juga menerima bunga mawar sebagai simbol selamat datang, serta cenderamata, jus buah, kurma, dan biskuit. Beberapa jemaah tampak haru hingga meneteskan air mata karena akhirnya tiba di Tanah Suci.
Baca Juga : PPIH Embarkasi Makassar Dikukuhkan, Siap Layani 16.750 Jemaah Haji Indonesia Timur dengan Layanan Humanis
Menurut Ketua Sektor 3 Makkah, H. Ikbal Ismail, yang juga Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, kloter pertama ini telah berada di Madinah sejak 2 Mei 2025 dan kini mulai memasuki Makkah secara bertahap.
“Di Sektor 3 Syisyah, kami akan menerima dan melayani jemaah haji dari 59 kloter yang berasal dari lima embarkasi, yaitu Makassar (UPG), Jakarta (JKG), Solo (SOC), Surabaya (SUB), dan Lombok (LOP),” jelas Ikbal.
Layanan yang diberikan meliputi akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, serta bimbingan ibadah. Jemaah gelombang pertama yang tiba dari Madinah dijadwalkan akan segera melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram.
Baca Juga : Jemaah Haji Lutim Tiba di Tanah Air, Disambut Haru di Asrama Haji Sudiang
Namun demikian, Ikbal mengimbau agar para jemaah, khususnya lansia dan penyandang disabilitas, tidak memaksakan diri dan sebaiknya beristirahat dahulu sebelum melaksanakan ibadah.
“Kami juga berharap petugas kloter benar-benar memastikan seluruh jemaah, terutama yang lansia dan disabilitas, sudah melaksanakan umrah wajib. Ini menjadi tanggung jawab utama mereka,” tegasnya.
Sebagai fasilitas tambahan, Sektor 3 menyiapkan Bus Shalawat yang beroperasi 24 jam untuk mengantar jemaah ke Masjidil Haram dan kembali ke hotel melalui Terminal Syib Amir. Ikbal mengingatkan agar petugas kloter aktif mengedukasi jemaah mengenai terminal ini agar tidak tersesat ke tempat lain.
Baca Juga : Dua Kloter Jemaah Haji Maluku Utara Diterbangkan ke Madinah, Kloter 15 Dilepas Langsung Wakil Gubernur
“Kami ingin memastikan seluruh jemaah nyaman, aman, dan lancar dalam beribadah. Edukasi dan pendampingan harus terus dilakukan,” pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News