Permintaan Sapi Kurban di Makassar Mulai Meningkat, Dalam 5 Hari Mahmuddin Jual 30 Ekor

Mahmuddin (63), penjual sapi kurban di Makassar. @Jejakfakta/Samsir

Harga sapi yang ditawarkan bervariasi tergantung beratnya, mulai dari Rp12 juta hingga Rp27 juta per ekor.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, permintaan sapi kurban di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai menunjukkan tren peningkatan. Seorang pedagang sapi bernama Mahmuddin (63) mengaku telah menjual sekitar 30 ekor sapi hanya dalam lima hari terakhir.

“Sudah masuk hari kelima. Alhamdulillah sudah hampir 30 ekor laku terjual,” ujar Mahmuddin saat ditemui di lapak jualannya di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sabtu (24/5/2025) sore.

Mahmuddin merupakan pedagang asal Malakaji, Kabupaten Gowa. Ia mendatangkan sekitar 60 ekor sapi dalam kloter pertama dengan berat bervariasi, mulai dari 60 hingga 150 kilogram.

Baca Juga : Luwu Timur Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik, Gandeng Swasta Bangun Charging Station

“Saya bawa untuk sementara sekitar 60 ekor. Yang paling ringan 60 kilogram, paling berat 150-an kilogram,” ungkapnya.

Harga sapi yang ditawarkan bervariasi tergantung beratnya, mulai dari Rp12 juta hingga Rp27 juta per ekor.

“Harga yang 60 kilo itu Rp12 juta, kalau yang besar bisa sampai Rp27 juta,” jelasnya.

Baca Juga : Husniah Talenrang Berikan Semangat Kafilah Gowa di MTQ XXXIV Sulsel, Siapkan Bonus Umrah bagi Juara

Mahmuddin yang telah berjualan sapi kurban selama lebih dari 20 tahun menyebutkan bahwa permintaan datang tidak hanya dari warga Makassar, tapi juga dari Kabupaten Gowa dan Maros.

“Pembelinya ada dari Makassar, Gowa, dan juga dari Maros, tapi kebanyakan memang dari Makassar,” katanya.

Menurut pengamatannya, sapi dengan berat 90 hingga 100 kilogram merupakan yang paling diminati oleh pembeli, dengan harga sekitar Rp15 juta.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Apresiasi Sinergi Kota Parepare di Hari Jadi ke-66

“Yang paling banyak laku itu sapi ukuran 90 sampai 100 kilogram,” imbuhnya.

Meski permintaan terlihat meningkat, Mahmuddin belum bisa memastikan apakah tren tahun ini akan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Ia mencatat, pada Idul Adha tahun lalu, hampir seluruh stok sapinya habis terjual.

“Tahun lalu kurang lebih 70 ekor habis. Tahun ini belum bisa dipastikan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru