Warga Tallo Makassar Terjepit Pohon Tumbang di Tempat Tidur, Korban Tetap Merokok
Terekam pohon tumbang membuat kaki hingga separuh badan korban terjepit. Kejadian di RT 01 RW 02, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, kota Makassar.
Informasi yang dihimpun jejakfakta, kejadian pohon tumbang di RT 01 RW 02, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, kota Makassar, Rabu (4/1/2023).
"Terjepit di dalam rmhx akibat pohon besar yg tumbang," tulis sumber jejakfakta, Rabu (4/1/2023) siang Wita.
Baca Juga : Lapak Puluhan Tahun di Atas Drainase Dibongkar, Kecamatan Tallo Tertibkan 8 Titik di Ujung Pandang Baru
Sejak pagi hingga jelang sore ini hujan lebat berangin kencang masih menyelimuti kota Makassar.
Siapa Korban?
Siapa sosok korban yang tetap santai walau badan terjepti? Belakangan diketahui, dia adalah Daeng Ngewa (80 tahun).
Baca Juga : Humanis Tanpa Gusur Paksa, Pemkot Makassar Ajak Pedagang Bongkar Mandiri Lapak di Atas Drainase
Tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar berhasil mengevakuasi Daeng Gewa dari bencana ini.
Daeng Gewa dihimpit bangunan rumahnya yang roboh setelah tertimpa pohon besar.
Pada proses evakuasi, sebanyak 10 anggota tim lebih dulu memotong pohon tumbang, mengangkat material bangunan, lalu menyelamatkan korban.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Tekankan Pengelolaan Masjid Profesional dan Legal
"Korban alami luka di bagian kaki, dan kini sudah di bawa ke rumah sakit," ungkap Kepala Bidang Penyelamatan Pemadam Kebakaran Kota Makassar Safari Abustam.
Menurutnya, saat kejadian terjadi hujan deras dan disertai dengan angin kencang yang menyebabkan pohon yang berada di depan rumah korban itu pun tumbang.
"Penyebab pohon tumbang karena hujan dan angin kencang. Jadi ini kasus pertama pohon tumbang dan penyelamatan yang kami tangani di tahun 2023," lanjut Safari.
Baca Juga : Grand Opening RJ Toserba, Munafri Harap Serap Tenaga Kerja Warga Sekitar
Sementara jumlah penanganan penyelamatan tahun lalu itu tercatat ada 406 kasus.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini, cuaca buruk yang bakal terjadi di wilayah Sulawesi Selatan dalam sepekan ke depan.
Kepala BMKG IV Makassar, Irwan Slamet mengungkapkan, cuaca buruk diperkirakan akan terjadi pada tanggal 3 sampai 9 Januari 2023.
Baca Juga : Camat Tallo Dampingi Wali Kota Makassar Tinjau Pemilihan Ketua RT di TPS RW 005 Kelurahan Wala-Walaya
"Hujan intensitas lebat itu terjadi terjadi di wilayah Sulsel bagian barat, bagian tengah dan bagian selatan. Dan disertai angin kencang di bagian barat dan selatan," kata. Irwan.
Wilayah di Sulsel bagian Barat, yakni Parepare, Pangkep, Barru, Maros, dan Makassar. Sulsel bagian Tengah yakni Bone bagian Barat, Soppeng dan Gowa. Lalu Sulsel bagian Selatan, yaitu Jeneponto dan Bantaeng.
Meski demikian, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan indikasi adanya potensi peningkatan curah hujan di Sulsel.
"Karena ex-siklon tropis ellie terpantau masih berada di Australia bagian Barat mempu meningkatkan kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sepanjang daerah menuju pusat tekanan," jelas Irwan.
Terdapat juga pertemuan arus angin atau konvergensi di sekitar wilayah Sulsel hal itu yang menyebabkan pertumbuhan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan hujan sehingga ada kelembaban udara yang tinggi. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News