Kades Diduga Tak Transparan, Warga Segel Kantor Desa Taraha

0
892
Puluhan masyarakat desa Taraha kecamatan Mandehe Utara menyegel dan membakar ban di depan kantor desa, Selasa (12/5/2020)

Nias Barat – Puluhan masyarakat desa Taraha kecamatan Mandehe Utara menyegel dan membakar ban di depan kantor desa serta menyerukan agar Bupati Nias Barat mencopot Kepala Desa Taraha Yuniaro Lahagu, Selasa (12/5/2020).

Hal itu terlihat saat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melaksanakan pembahasan permasalahan pembangunan dana desa taraha TA. 2018-2019, yang diduga terjadi indikasi korupsi.

Kericuhan terjadi dimana masyarakat menilai tidak adanya transparansi pada pelaksanaan pengelolaan dana desa pada tahun sebelumnya yang dilakukan oleh Kepala Desa Taraha.

Ketua BPD Desa Taraha, Elizama Lahagu saat diwawancarai media ini mengatakan, pihaknya mengundang masyarakat, pemerintah kecamatan dan inspektorat untuk membahas masalah pengelolaan dana desa tahun anggaran 2018-2019 yang diselingi dengan pembuatan RKPDes dan APBDes TA. 2020 serta pembentukan tim relawan COVID-19.

“Yang pastinya sebelum RKPDesa tahun anggaran 2020 dibuat, tentu masalah pada tahun sebelumnya (2019) harus ada laporan pertanggungjawabannya. Rapat ini kami laksanakan atas petunjuk Inspektorat Kabupaten Nias Barat melalui surat pada tanggal 6 Mei lalu,” ucapnya.

Terkait penyegelan serta pembakaran ban di depan kantor desa yang dilakukan masyarakat, Elizama menjelaskan, karena kekesalan masyarakat terhadap kepala desa Taraha yang dinilai tidak transparan dalam pelaksanaan pengelolaan dana desa bahkan rincian SPJ TA.2018-2019 hingga kini belum juga dibuat.

“Sangat disayangkan, pihak Inspektorat tidak hadir dalam rapat ini, sementara mereka yang memberi petunjuk untuk mengadakan rapat ini. Mohon dengan sangat, Inspektorat kabupaten Nias Barat dalam bersikap tentunya harus lebih jernih melihat dan mengambil keputusan terkait persoalan ini, jangan sampai masyarakat dirugikan,” tegasnya.

Elizama menambahkan, pihaknya (BPD), perangkat desa maupun masyarakat meminta kepada Bupati Nias Barat agar kinerja kepala desa Taraha perlu dievaluasi. “Kalau perlu copot dari jabatannya, karena menurut kami, atas sikapnya, dia (Yuniaro) kami nilai tidak layak lagi menjadi pemimpin di desa Taraha,” cetusnya.

Ditempat yang sama, Melizaro Harefa, SH MH, juasa hukum perangkat desa dan masyarakat saat ditemui media ini mengatakan, pihaknya telah melaporkan kepala desa Taraha ke Polres Nias atas dugaan korupsi pada pelaksanaan pengelolaan dana desa Taraha TA.2018- 2019.

“Bukti kami sudah lampirkan, seperti kwintas pengambilan uang Dana Desa yang dilakukan oleh kepala desa, dan kemudian perangkat desa yang telah di intimidasi untuk diberhentikan tanpa sesuai prosedur, ditambah lagi pekerjaan bendahara desa diambil alih oleh kepala desa langsung. Ingat ini tindakan yang berujung pidana,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini dipublish, Kepala Desa Taraha Yuniaro Lahagu tidak berhasil dikonfirmasi awak media terkait hal ini.(dmg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here