Rabu, 18 Juni 2025 18:37

Pemkab Luwu Timur Perkuat Komitmen Penyelenggaraan Program Kabupaten/Kota Sehat

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Lokakarya Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI bersama WHO Indonesia secara virtual, Rabu (18/6/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
Lokakarya Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI bersama WHO Indonesia secara virtual, Rabu (18/6/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Luwu Timur mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan produktif.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman melalui partisipasi aktif dalam Lokakarya Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI bersama WHO Indonesia secara virtual, Rabu (18/6/2025).

Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengikuti Lokakarya Peningkatan Kapasitas Penyelenggara KKS yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom, bertempat di Aula Media Center Kominfo-SP.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Kesehatan RI dan bertujuan untuk menyosialisasikan serta mengaktifkan kembali program KKS di wilayah yang belum terpapar tatanan kawasan sehat atau yang programnya telah lama tidak aktif.

Baca Juga : Dinkes Lutim Gelar Gerakan Bumil Sehat untuk Tekan Angka Stunting

Lokakarya ini turut diikuti oleh berbagai perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Dari Kabupaten Luwu Timur, peserta yang hadir antara lain Yetriani dari Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas PUPR Heriwanto Manda, Pengawas Lingkungan Hidup Rini Wahyuni, Sekretaris Dinas Perhubungan Amran Akmal, serta Kabid Ciptakarya Dinas PUPR Idiyana Sartika.

Dalam sambutannya, narasumber dari World Health Organization (WHO), Suvajee, menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pusat dan daerah serta para ahli perkotaan dan kesehatan untuk menyukseskan program KKS.

“Diperlukan kerja sama dan sinergi yang kuat antara kementerian, lembaga pusat, dan para ahli dalam bidang perkotaan dan kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga : Evaluasi Progres Geopark Matano, Langkah Nyata Luwu Timur ke Geopark Nasional

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program KKS sangat bergantung pada perhatian serius terhadap aspek-aspek pembangunan manusia, termasuk penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, remaja, hingga lansia.

Program Kabupaten/Kota Sehat telah dijalankan di Indonesia sejak tahun 2005, berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 dan Nomor 1138/Menkes/PB/VIII/2005.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan KKS di wilayahnya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan produktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#kabupaten sehat #kota sehat #Luwu Timur #KKS #Dinas Kesehatan Luwu Timur #WHO Indonesia #Kementerian Kesehatan #program kesehatan daerah
Youtube Jejakfakta.com