Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Dr. Zuhair, S.M Al-Shun, di Kantor Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin (23/6/2025).
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Palestina, sekaligus membuka ruang dialog untuk kerja sama yang lebih konkret di masa depan.

Duta Besar Zuhair Al-Shun hadir bersama jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Wali Kota dan menyebut kunjungannya ke Makassar sebagai sebuah kehormatan.
Baca Juga : Rakor Bersama TNI-Polri, Munafri Instruksikan Camat-Lurah Gencarkan Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda

"Merupakan suatu kebanggaan bisa bertemu langsung dengan Wali Kota Makassar. Kami berdiskusi dan saya menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi rakyat Palestina. Saya yakin Indonesia, termasuk masyarakat Makassar, senantiasa berdiri di sisi kami," ujar Zuhair.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab, Zuhair menekankan pentingnya solidaritas antarbangsa, terutama dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Zuhair menyebut Indonesia sebagai sahabat sejati dan saudara yang terus menyuarakan keadilan serta kemerdekaan bagi Palestina di berbagai forum internasional.
Baca Juga : Appi Tak Mau PSEL Makassar Dipaksakan, Penolakan Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
"Kami memiliki hubungan yang baik dan bersaudara. Saya selalu mengatakan bahwa kita adalah satu keluarga. Itulah alasan saya datang ke Makassar—untuk mempererat silaturahmi dan membuka peluang sinergi," tambahnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina.
Ia juga menyampaikan kesiapan Makassar untuk menjadi bagian dari jejaring kolaborasi kemanusiaan dan pendidikan.
Baca Juga : Appi Paparkan Sapta MULIA di Hadapan Praja IPDN: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
"Makassar adalah kota yang menjunjung tinggi nilai solidaritas dan kemanusiaan. Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat Palestina, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan," ujar Munafri.
Turut mendampingi Wali Kota dalam pertemuan tersebut, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Kepala Badan Kesbangpol Fathur Rahim, Kabag Kesra Mohammad Syarief, dan Kabag Kerja Sama Pemkot Makassar.
Duta Besar Zuhair dijadwalkan melanjutkan rangkaian kunjungan di Makassar dengan bertemu Gubernur Sulawesi Selatan, Sudirman Sulaiman, untuk membahas perkembangan terbaru serta kemungkinan kerja sama lebih luas antara Palestina dan Indonesia, termasuk inisiatif kemitraan daerah.
Baca Juga : Appi Dorong Guru Kuasai Koding dan AI, Kunci Siapkan Generasi Masa Depan
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Makassar tidak hanya terbuka terhadap diplomasi global, tetapi juga siap menjadi simpul jejaring kemanusiaan dan kerja sama internasional di Indonesia Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



