Sabtu, 05 Juli 2025 13:49

Munafri Arifuddin Tuntaskan Forum WCSMF 2025 di Wina, Soroti Dilema Lingkungan dan Perkuat Diplomasi Kota

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, diskusi mengenai transisi energi dan lingkungan di World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 di Wina, Austria, pada Jumat (4/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, diskusi mengenai transisi energi dan lingkungan di World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 di Wina, Austria, pada Jumat (4/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri berharap pengalaman Bilbao bisa menjadi referensi penting dalam pembangunan Makassar.

Jejakfakta.com, WINA – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menuntaskan partisipasinya dalam World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 di Wina, Austria, pada Jumat (4/7/2025) waktu setempat. Dalam forum internasional tersebut, Munafri aktif berdiskusi mengenai transisi energi dan lingkungan, sekaligus menjajaki kerja sama kota ke kota dengan berbagai pemimpin dunia.

Dalam sesi penutup bertajuk Mayors Session 2: Rethinking Urban Energy Transition, Munafri menyoroti dilema lingkungan terkait penggunaan kertas dan plastik yang dihadapi banyak kota.

“Memilih antara kertas dan plastik adalah dilema lingkungan yang umum. Kertas memang mudah terurai, namun produksinya bisa memicu deforestasi. Di sisi lain, plastik tahan lama, tetapi sulit terurai dan berdampak jangka panjang bagi lingkungan,” ungkap Munafri dalam sesi diskusi resmi.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Dorong Pendidikan PAUD Berkarakter dan Peduli Lingkungan

Pernyataan tersebut memicu respons antusias dari para peserta forum dan memperkaya diskusi tentang pentingnya inovasi material ramah lingkungan sebagai bagian dari agenda transisi energi perkotaan.

Selain aktif dalam diskusi panel, Munafri memanfaatkan forum WCSMF untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional. Ia menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota Bilbao, Juan Mari Aburto, guna membahas potensi kolaborasi dalam pengembangan tata kelola kota, ekonomi kreatif, dan revitalisasi kawasan heritage.

“Makassar bukan hanya bagian dari Indonesia, tapi juga bagian dari dunia. Jejaring dan pembelajaran dari forum ini sangat berharga untuk mewujudkan Makassar sebagai kota global yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga : Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

Bilbao dikenal sebagai kota modern yang sukses mengubah kawasan industri menjadi wilayah yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di wilayah Pais Vasco, Spanyol Utara. Munafri berharap pengalaman Bilbao bisa menjadi referensi penting dalam pembangunan Makassar.

Forum WCSMF 2025 yang berlangsung pada 2–4 Juli ini menjadi momentum strategis bagi Makassar untuk memperkuat diplomasi kota, menjalin kolaborasi lintas negara, serta merespons isu global, mulai dari transisi energi, pengelolaan lingkungan, hingga penguatan ekonomi berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#WCSMF 2025 #Munafri Arifuddin #World Cities Summit #kota berkelanjutan #transisi energi #Lingkungan #diplomasi kota #kota global
Youtube Jejakfakta.com