Sabtu, 05 Juli 2025 23:39

Makassar Tampilkan Budaya dan Potensi Investasi Lewat Festival Sepeda Brompton Day Out 10

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Sekretaris Daerah Makassar, Andi Zulkifly, menerima cinderamata saat menyambut peserta Festival Sepeda Brompton Day Out 10 dalam Gala Dinner di kawasan bersejarah Fort Rotterdam, Sabtu (5/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Sekretaris Daerah Makassar, Andi Zulkifly, menerima cinderamata saat menyambut peserta Festival Sepeda Brompton Day Out 10 dalam Gala Dinner di kawasan bersejarah Fort Rotterdam, Sabtu (5/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Festival Sepeda Brompton Day Out 10 berlangsung 4–6 Juli di Kawasan Fort Rotterdam.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan ajang Festival Sepeda Brompton Day Out 10 untuk memperkenalkan budaya, sejarah, serta potensi investasi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara.

Sekretaris Daerah Makassar, Andi Zulkifly, mewakili Wali Kota Munafri Arifuddin, menyambut peserta dalam Gala Dinner di kawasan bersejarah Fort Rotterdam, Sabtu (5/7/2025).

Dalam sambutannya, Andi Zulkifly menjelaskan bahwa pemilihan Fort Rotterdam sebagai lokasi Gala Dinner bukan tanpa alasan. Benteng bersejarah tersebut merupakan simbol awal mula perkembangan Kota Makassar serta pernah menjadi tempat pengasingan Pangeran Diponegoro.

Baca Juga : Makassar Bidik Pasar Timur Tengah, Siapkan “Diplomat Day” Angkat Wisata dan Maritim ke Level Global

“Ini lokasi merupakan pusat sejarah Kota Makassar. Selain itu, kawasan ini penjara pahlawan Sultan Diponegoro,” kata Zulkifly.

Ia yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Festival Sepeda Brompton Day Out 10 menambahkan bahwa Fort Rotterdam adalah kawasan yang mengelilingi pusat pemerintahan awal Makassar. Beberapa titik penting seperti Museum Kota Makassar, Kantor Balai Kota, dan Lapangan Karebosi berada dalam radius yang berdekatan.

“Kita ingin memperlihatkan bahwa Makassar tumbuh menjadi kota metropolitan tanpa melupakan karakter dan budaya,” ujar Zulkifly.

Baca Juga : Padel Qu dan Mye Lounge Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Dukung Sport Tourism

Selain promosi budaya, Zulkifly juga menyampaikan perkembangan positif ekonomi Kota Makassar. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi kota ini telah melampaui angka nasional, mencapai lebih dari 5 persen. Nilai investasi pada tahun 2024 bahkan mencapai Rp5,5 triliun, dengan sektor perumahan dan industri sebagai penyumbang terbesar.

“Makassar memang kota bisnis dan niaga. Olehnya itu, jangan ragu berinvestasi di Kota Makassar,” tegasnya.

Ia juga menyoroti keberhasilan Makassar dalam menggelar berbagai event olahraga, termasuk Makassar Half Marathon (MHM). Dalam waktu dekat, agenda komunitas sepeda akan kembali digelar pada Agustus mendatang sebagai lanjutan dari rangkaian kegiatan sport tourism.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Resmi Buka Grand Opening QJ Motor Makassar

“Masih ada sehari, ayo peserta nikmati dan eksplorasi Kota Makassar,” tutup Zulkifly mengajak para peserta.

Sementara itu, Steering Committee Brompton Day Out 10, Andi Hudli Huduri, mengatakan bahwa peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Kendari, dan Bandung. Bahkan, ada pula peserta dari Malaysia dan Singapura yang turut memeriahkan festival.

“Kegiatan ini berlangsung 4–6 Juli di Kawasan Fort Rotterdam. Agendanya antara lain Cycling Fest, Cycling Market, Culinary Bazar, Entertainment City Tour, Fun Games, hingga Grand Prize,” jelas Hudli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Brompton Day Out #Festival Sepeda #Fort Rotterdam #Investasi Makassar #sport tourism #pariwisata Makassar
Youtube Jejakfakta.com