Sabtu, 02 Agustus 2025 05:15

Camat Mangkutana dan Bapperida Lutim Gelar Sosialisasi Inovasi Daerah “Saat Peduli dan Sadar Arsip”

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pemerintah Kecamatan Mangkutana bekerja sama dengan Bapperida Kabupaten Luwu Timur menggelar sosialisasi inovasi daerah bertajuk "Saat Peduli dan Sadar Arsip", Jumat (01/08/2024). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
Pemerintah Kecamatan Mangkutana bekerja sama dengan Bapperida Kabupaten Luwu Timur menggelar sosialisasi inovasi daerah bertajuk "Saat Peduli dan Sadar Arsip", Jumat (01/08/2024). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Inovasi daerah bertujuan menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, efektif, dan responsif.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Pemerintah Kecamatan Mangkutana bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Luwu Timur menggelar sosialisasi inovasi daerah bertajuk "Saat Peduli dan Sadar Arsip", pada Jumat (01/08/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh para kepala desa dan kepala seksi pelayanan umum dari seluruh desa di Kecamatan Mangkutana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran aparatur desa terhadap pentingnya pengelolaan arsip sebagai bagian integral dari tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Camat Mangkutana, Darmawati, dalam sambutannya menekankan bahwa inovasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat daya saing daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : Lantik 616 ASN, Bupati Luwu Timur Tekankan Tanggung Jawab Pelayanan Publik

“Melalui kegiatan ini, saya berharap aparatur desa menjadi lebih kreatif dan terbuka terhadap perubahan. Inovasi harus menjadi budaya kerja,” ujar Darmawati.

Kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Bidang Inovasi Daerah Bapperida Luwu Timur, Ainuddin, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Ainuddin menjelaskan bahwa inovasi daerah bertujuan menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, efektif, dan responsif.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan arsip yang tertata sebagai sarana dokumentasi proses dan hasil inovasi di tingkat desa maupun kecamatan.

Baca Juga : BKPSDM Pangkep Perkuat Integritas ASN, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan Antikorupsi

“Arsip yang rapi mempermudah evaluasi dan pengembangan inovasi ke depan,” jelasnya.

Ainuddin mendorong setiap desa untuk aktif mengikuti Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 dengan mengajukan minimal satu inovasi. Adapun kategori inovasi meliputi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Pelayanan Publik, serta Inovasi lainnya yang menjadi kewenangan daerah.

“Partisipasi desa dalam lomba inovasi ini akan membawa dampak nyata bagi kemajuan masyarakat,” tutup Ainuddin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#inovasi daerah #Kecamatan Mangkutana #Bapperida #Sosialisasi Arsip #ASN #pemerintahan desa #Pelayanan Publik
Youtube Jejakfakta.com