Rabu, 11 Januari 2023 13:24

Danny Pomanto Gigih Tolak Pembangunan Rel Kereta Api Model At Grade

Editor : Nurdin Amir
Pemerintah membangun Rek Kereta Api Makassar - Parepare. @Jejakfakta/Ist.
Pemerintah membangun Rek Kereta Api Makassar - Parepare. @Jejakfakta/Ist.

Danny Pomanto mengungkapkan, bahwa dari awal perencanaan proyek sesuai dengan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) memakai konsep Elevated.

Jejakfakta.com, Makassar - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto terus konsisten untuk menolak pembangunan rel Kereta Api (KA) model At Grade (menyentuh tanah) di Kota Makassar.

Alasan penolakannya merupakan usaha Danny Pomanto dalam membebaskan masyarakat Kota Makassar dari bencana banjir. Menurutnya, pembangunan rel KA model tersebut akan menimbulkan banjir yang sulit untuk ditangani.

Danny Pomanto sendiri pernah menyarankan agar pembangunan rel kereta api yang rencanya akan dibangun di Makassar menggunakan model elevated (layang). Namun karena alasan biaya yang mahal, ide tersebut pun tidak disetujui.

Baca Juga : 21 Daerah Masuk Zona Risiko Tinggi dan Sedang, Penyempitan Ruang Sipil Dinilai Perparah Krisis Ekologis

“Belum pi masuk Makassar sudah banjir mi jalan tol sama bandara. Coba cek kenapa baru kali ini bandara dan jalan tol banjir, saya tidak mau duga apa-apa, coba cek kenapa. Karena setelah ada itu barang. Apalagi kalau masuk mi di Makassar, liat mi,” beber Danny, dikutip di laman diskominfo makassar, Rabu (11/1/2023).

Danny Pomanto mengungkapkan, bahwa dari awal perencanaan proyek sesuai dengan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) memakai konsep Elevated.

“Dulu itu Amdalnya elevated. Makanya saya minta, mana Amdalnya, tidak pernah dikasih lihat. Dulu di (hotel) Claro itu Amdalnya masuk elevated di Makassar,” jelasnya.

Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara

Dirinya pun menuturkan, dimana sejak awal dicanangkan, pihaknya (Pemerintah Kota Makassar) belum pernah menerima laporan terkait progres pembangunan proyek strategis tersebut.

“Sebelumnya dari perencanaan itu, nda pernah dilapori kita,” terang Danny Pomanto.

Higga saat ini, KA tersebut telah beroperasi sepanjang 84 kilometer, melewati Stasiun Mandai Maros hingga Stasiun Garongkong Barru, melewati total 10 stasiun.

Baca Juga : Eksaminasi Publik Bongkar Dugaan Kekeliruan Fatal Putusan Buruh KIBA, Dinilai Ancam Hak Pekerja Nasional

Pembangunan rel KA Maros-Makassar sendiri sampai saat ini masih stagnan pada masalah pembebasan lahan. Akan tetapi, Wali Kota Danny Pomanto mengatakan dampaknya sudah dirasakan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Danny Pomanto #Menolak #Rel Kereta Api #Model At Grate #Makassar
Youtube Jejakfakta.com