Rabu, 20 Agustus 2025 19:49

Makassar Resmi Bebas Frambusia, Terima Sertifikat Eliminasi dari Kemenkes RI

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengikuti penyerahan Sertifikat Eliminasi Frambusia oleh Kemenkes RI kepada Pemkot Kota Makassar,  secara virtual dari Balai Kota, Rabu (20/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengikuti penyerahan Sertifikat Eliminasi Frambusia oleh Kemenkes RI kepada Pemkot Kota Makassar, secara virtual dari Balai Kota, Rabu (20/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Frambusia merupakan penyakit menular akibat infeksi bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak dan berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kota Makassar resmi dinyatakan bebas dari penyakit frambusia. Pengakuan ini ditandai dengan penyerahan Sertifikat Eliminasi Frambusia oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) kepada Pemerintah Kota Makassar. Penyerahan dilakukan secara hybrid, dan diikuti secara virtual oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dari Balai Kota, Rabu (20/8/2025).

Makassar menjadi satu dari 89 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil mengeliminasi frambusia. Dalam kesempatan yang sama, Kemenkes RI juga menyerahkan sertifikat eliminasi kusta kepada 6 daerah dan eliminasi filariasis kepada 7 daerah lainnya.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menyebut pencapaian ini sebagai buah kerja keras dan kolaborasi lintas sektor di daerah.

Baca Juga : SSJ Kembali Menggeliat Usai Ramadan, Ribuan Warga Padati BBG Luwu Timur

“Ini adalah perjalanan panjang. Untuk bisa masuk kategori eliminasi, harus dipastikan tidak ada penderita frambusia selama tiga tahun untuk dewasa dan lima tahun untuk anak-anak,” ujar Prof. Dante.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah, menjelaskan bahwa frambusia merupakan penyakit menular akibat infeksi bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak dan berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan.

Ia menuturkan bahwa penilaian berlangsung selama dua tahun, dengan pelaporan rutin dari seluruh puskesmas serta pemeriksaan berkala di sekolah-sekolah, khususnya di kawasan padat penduduk.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Buka Workshop APEC Pengelolaan Kesehatan Anak

“Selama periode penilaian, tidak ditemukan kasus frambusia di Makassar,” jelas dr. Nursaidah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan, tenaga medis, dan masyarakat atas kontribusi mereka.

“Capaian ini adalah hasil kerja kolektif. Tapi ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Makassar,” ujarnya.

Baca Juga : Jaga Citra Kota, Wali Kota Makassar Terapkan Sertifikat Standar Higienitas di Rumah Makan

Penghargaan ini dinilai menjadi momentum strategis bagi Pemkot Makassar dalam memperkuat sektor kesehatan masyarakat serta memperluas upaya eliminasi terhadap penyakit menular lainnya.

Kegiatan penyerahan sertifikat juga dihadiri oleh pimpinan tinggi madya dan pratama Kemenkes RI, serta perwakilan World Health Organization (WHO) di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Makassar bebas frambusia #penyakit menular #Kementerian Kesehatan #sertifikat eliminasi frambusia #WHO Indonesia #kesehatan masyarakat
Youtube Jejakfakta.com