Selasa, 26 Agustus 2025 09:38

Nahas! Imam Masjid di Morowali Utara Ditikam Saat Pimpin Salat Subuh

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Korban diketahui bernama Muh Jamuli (27), saat memimpin salat Subuh di Masjid Baiturrahman,  Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Morowali Utara, Senin (25/8/2025). @Jejakjfakta/dok. Tangkapan Layar CCTV
Korban diketahui bernama Muh Jamuli (27), saat memimpin salat Subuh di Masjid Baiturrahman, Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Morowali Utara, Senin (25/8/2025). @Jejakjfakta/dok. Tangkapan Layar CCTV

Hasil tes urin menunjukkan bahwa pelaku positif mengandung zat amfetamin (ekstasi).

Jejakfakta.com, MOROWALI UTARA — Warga Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, digegerkan oleh peristiwa penikaman terhadap seorang imam masjid saat memimpin salat Subuh berjemaah, Senin (25/8/2025) sekitar pukul 04.45 WITA.

Korban diketahui bernama Muh Jamuli (27), seorang ustaz sekaligus guru ngaji yang saat itu sedang mengimami salat Subuh di Masjid Baiturrahman. Secara tiba-tiba, seorang pemuda yang bukan warga setempat menghampiri korban dan langsung menikam bagian pinggang kanan korban dengan senjata tajam jenis badik.

Aksi brutal tersebut terekam oleh kamera pengawas (CCTV) masjid dan telah viral di media sosial, memicu keprihatinan dan perhatian luas dari masyarakat.

Baca Juga : Protes Debu Tambang PT Askon di Morowali Berujung Ricuh, Kendaraan dan Alat Berat Terbakar

Pelaku diketahui berinisial AL, berasal dari Desa Balaang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai. Menurut pihak kepolisian, pelaku saat itu menumpang menginap di kos temannya di Desa Tompira.

Kapolres Morowali Utara melalui KBO Satreskrim, Iptu Theodorus Resupal, mengungkapkan bahwa motif pelaku masih belum jelas karena keterangannya kerap berubah-ubah. Namun, hasil tes urin menunjukkan bahwa pelaku positif mengandung zat amfetamin (ekstasi).

"Korban saat itu langsung dilarikan ke Klinik Krisna, dan kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Kolonedale untuk penanganan medis lebih lanjut," ungkap Theodorus.

Baca Juga : Makassar–Palu Jajaki Kerja Sama City to City, Munafri: Sinergi Jadi Kunci Pembangunan

Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam (badik) yang digunakan pelaku dan telepon genggam milik pelaku untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.

Polres Morowali Utara juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, mengingat korban adalah tokoh agama. Kami akan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Theodorus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#penikaman imam masjid #Morowali Utara #Sulawesi Tengah #masjid baiturrahman #positif narkoba
Youtube Jejakfakta.com