Jejakfakta.com, MAKASSAR — Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar yang membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025 berlangsung ricuh, Jumat malam (21/8/2025). Sejumlah demonstran menerobos masuk ke ruang paripurna di lantai 3 Gedung DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani.
Insiden terjadi sekitar pukul 20.30 WITA saat rapat yang dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, anggota DPRD, pejabat Pemerintah Kota Makassar, serta perwakilan BUMD tengah berlangsung. Kedatangan massa secara tiba-tiba menyebabkan kepanikan. Peserta rapat berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.

Tak hanya menerobos masuk, massa juga melakukan tindakan anarkistis di luar gedung. Sejumlah sepeda motor dibakar di halaman depan DPRD. Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, menyebut empat unit motor milik petugasnya hangus terbakar.
Baca Juga : Sidak Puskesmas Jongaya, Appi Soroti Lingkungan Kumuh dan Minta Segera Dibersihkan

"Empat motornya anggotaku kodong (dibakar)," kata Rheza melalui grup WhatsApp Media SKPD Balaikota.
Hal serupa diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba, yang menyoroti banyaknya kendaraan dari seluruh SKPD yang berada di lokasi saat kejadian.
Dalam pantauan Jejakfakta.com, api sempat terlihat membubung tinggi di depan gedung DPRD. Selain motor, beberapa mobil dinas juga tampak mengalami kerusakan dan ikut dibakar.
Baca Juga : Kabut Asap Selimuti Makassar, Penggunaan Obat Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Naik 80 Persen
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih belum kondusif dan aparat keamanan masih berjaga ketat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



