Sabtu, 15 November 2025 12:23

Ilham Arief Sirajuddin: Saatnya Lagu Makassar Kembali Menggema di Kafe, Restoran dan Ruang Terbuka Publik

Editor : Editor JF
IAS Buka Launching Single Perdana Kalimaya Official, di Warkop Maharani, Jumat (14/11/2025). @jejakfaktacom/Reza
IAS Buka Launching Single Perdana Kalimaya Official, di Warkop Maharani, Jumat (14/11/2025). @jejakfaktacom/Reza

Ini bukan sekadar tentang regulasi, melainkan sebuah upaya menjahit kembali memori kolektif masyarakat dengan akar budayanya. Sebuah ikhtiar agar "Angin Mamiri" tidak hanya tinggal kenangan, tetapi tetap hidup mengiringi denyut nadi kota Makassar.

Jejakfakta.com - MAKASSAR - Di antara gemerlap lampu dan hiruk-pikuk dunia musik modern, ada nada-nada yang perlahan mulai redup: alunan syahdu "Angin Mamiri" dan lagu-lagu daerah lainnya yang dulu menjadi soundtrack kehidupan warga Makassar.

Kekhawatiran inilah yang mendorong Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Ketua DPD PAPPRI Sulsel, untuk menyuarakan pentingnya menghadirkan kembali lagu daerah di ruang publik. Saat membuka peluncuran single perdana "Kalimaya Official" karya PT Wisdom Management dan Lukman Rola di Warkop Maharani, Jumat (14/11/2025), IAS menyampaikan kegelisahannya.

"Bagaimana kemudian lagu Makassar itu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri," ujar politisi senior Partai Golkar ini dengan nada haru. Menurutnya, generasi muda kini semakin asing dengan lagu-lagu warisan leluhur mereka, terdesak oleh dominasi lagu-lagu viral dan pop modern.

Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel

Namun, keprihatinan ini tidak berhenti pada sekadar ucapan. IAS mengungkapkan langkah konkret sedang disiapkan. PAPPRI Sulsel tengah menyusun kajian akademik sebagai dasar regulasi yang akan mendorong pemutaran lagu daerah di berbagai fasilitas publik Kota Makassar.

"Paling tidak, setiap restoran, kafe, hingga klub memiliki waktu khusus untuk memutar atau menampilkan lagu-lagu daerah Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja," jelas IAS penuh semangat.

Gagasan ini, tuturnya, telah mendapat sambutan positif dari Wali Kota Makassar. Sebuah harapan bahwa suatu saat nanti, di kedai-kedai kopi Makassar, generasi muda tidak hanya mendengar alunan musik modern, tapi juga mengenal melodi yang mengalir dalam darah mereka sendiri.

Baca Juga : Munafri Sowan ke Mantan Wali Kota di Momentum Idulfitri, Dari Danny hingga IAS & Andi Herry

Dalam acara yang dihadiri para seniman senior dan komunitas musik Makassar itu, IAS juga menyampaikan apresiasi mendalam atas lahirnya karya baru "Kalimaya Official". Ia berharap karya ini tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga menjadi kebanggaan yang turut melestarikan khazanah musik Sulawesi Selatan.

Ini bukan sekadar tentang regulasi, melainkan sebuah upaya menjahit kembali memori kolektif masyarakat dengan akar budayanya. Sebuah ikhtiar agar "Angin Mamiri" tidak hanya tinggal kenangan, tetapi tetap hidup mengiringi denyut nadi kota Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kalimaya Official #Launching #Ilham Arief Sirajuddin #IAS #Lagu Makassar
Youtube Jejakfakta.com