Jejakfakta.com, GOWA – Setahun kepemimpinan Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Darmawangsyah Muin di Kabupaten Gowa tak hanya ditandai seremoni. Data berbicara. Survei independen Jaringan Suara Indonesia (JSI) mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Gowa mencapai 80,9 persen.
Momentum peringatan satu tahun kepemimpinan “Hati Damai” yang digelar di Istana Tamalate, Jumat (20/2/2026), menjadi ajang refleksi berbasis capaian. Tak sekadar klaim, angka-angka menunjukkan tren positif di berbagai sektor.

Sebanyak 73,2 persen responden menilai kondisi Kabupaten Gowa semakin baik. Bahkan 78,4 persen menyatakan kepemimpinan Hati Damai berhasil membawa perubahan nyata.
Baca Juga : Bupati Gowa Pastikan Bedah Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem Tepat Sasaran
“Pemerintahan ini harus benar-benar dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, keamanan, bahkan hal-hal kecil sekalipun, sebisa mungkin kami hadir di tengah masyarakat,” ujar Bupati Husniah didampingi Wakil Bupati.
Ekonomi Tumbuh 7,05 Persen, Lampaui Sulsel dan Nasional
Di sektor ekonomi, Gowa mencatat pertumbuhan kumulatif hingga Triwulan III 2025 sebesar 7,05 persen. Angka ini melampaui rata-rata Sulawesi Selatan yang berada di angka 5,24 persen dan nasional sebesar 5,01 persen.
Baca Juga : Bantuan Usaha di Gowa Akan Lebih Tepat Sasaran, Wabup Tekankan Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 yang Akurat
Tak hanya pertumbuhan, angka kemiskinan juga menunjukkan tren menurun. Dari 6,86 persen pada 2024 menjadi 6,64 persen di 2025 atau turun 0,22 persen—lebih baik dibandingkan capaian provinsi maupun nasional.
Pembangunan manusia pun menguat. Rata-rata lama sekolah dan angka harapan hidup meningkat, mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Gowa masuk kategori tinggi.
Pendidikan dan Keamanan Jadi Primadona
Baca Juga : Sambut Kepulangan 385 Jemaah Haji, Wabup Gowa Harapkan Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Hasil survei JSI menempatkan sektor pendidikan sebagai bidang dengan tingkat kepuasan tertinggi, mencapai 92,5 persen. Disusul keamanan 87,5 persen, pelayanan publik 86,6 persen, dan kesehatan 86,4 persen.
Program “Gowa Bersih” menjadi yang paling dikenal masyarakat. Sementara tingkat kepuasan tertinggi tercatat pada program “Gowa Cerdas” dan “Gowa Aman”.
Salah seorang warga Pallangga mengakui perubahan signifikan melalui program Gowa Bersih atau Annangkasi. Menurutnya, program tersebut memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Baca Juga : Terima Kunjungan KemenHAM, Wabup Gowa Tegaskan Komitmen Penguatan HAM
20 Penghargaan dan Agenda Prioritas Baru
Selama setahun, Pemkab Gowa meraih 20 penghargaan dari berbagai sektor. Meski demikian, Bupati Husniah menegaskan penghargaan bukan tujuan akhir.
“Hati Damai bukan sekadar tagline, tetapi fondasi kepemimpinan. Ini tentang niat yang bersih, langkah yang tenang, dan keputusan yang adil,” tegasnya.
Baca Juga : Pemkab Gowa Gandeng Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum untuk Kawal Pembangunan dan Tingkatkan PAD
Berdasarkan hasil survei, pemerintah akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, pengentasan kemiskinan ekstrem, pemerataan pendidikan dan beasiswa, serta modernisasi sistem persampahan.
Dengan modal tingkat kepuasan publik yang tinggi dan indikator ekonomi yang solid, satu tahun Hati Damai menjadi pijakan untuk akselerasi pembangunan Gowa ke depan.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




