Jejakfakta.com, JAKARTA – Langkah konkret percepatan pembangunan Sekolah Rakyat terus dimatangkan. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, serta Wali Kota Padang, Fadly Amran, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).
Rombongan kepala daerah tersebut diterima langsung oleh Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, untuk membahas langkah strategis pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda pengentasan kemiskinan nasional.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu inisiatif yang selaras dengan visi besar pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam kerangka Asta Cita, yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia dan pemerataan kesejahteraan.
Baca Juga : Hadiri Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, Bupati Irwan Dorong ASN Perkuat Nilai Keagamaan
Dalam pertemuan tersebut, Irwan mengungkapkan kabar menggembirakan. Usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur telah disetujui dan kini memasuki tahap ketiga.
“Alhamdulillah, usul pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur telah disetujui oleh Kemensos dan masuk tahap ketiga. Insya Allah tahun ini mulai dilaksanakan pembangunannya,” ujar Irwan.
Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik sekolah, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Baca Juga : HUT RI ke-81, Bupati Irwan Ajak Warga Bersatu Wujudkan Lutim Maju dan Sejahtera
“Ini langkah konkret mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan. Mudah-mudahan sangat bermanfaat bagi masyarakat Luwu Timur dan sekitarnya,” tambahnya.
Pendidikan sebagai Kunci Pengentasan Kemiskinan
Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, menegaskan bahwa pendidikan adalah instrumen utama dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Baca Juga : Bupati Irwan Bersama Forkopimda Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Malili
“Pendidikan adalah bagian integral dari upaya pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mewujudkan cita-cita bersama,” tegasnya.
Sekolah Rakyat dirancang memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas, sekaligus membekali peserta didik dengan keterampilan praktis agar memiliki peluang kerja yang lebih baik.
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan terealisasi di berbagai daerah pada 2026 dengan melibatkan pemerintah daerah, lembaga sosial, hingga sektor swasta.
Baca Juga : Dikukuhkan Bupati Irwan, Paskibraka Lutim Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-81
Selain membahas Sekolah Rakyat, Bupati Irwan yang turut didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Lutim, Masdin, dan Direktur RSUD I La Galigo, dr. Irfan, juga membicarakan sejumlah program sosial lainnya bersama Kemensos.
Pertemuan tersebut ditutup dengan buka puasa bersama antara para kepala daerah dan jajaran Kementerian Sosial RI. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




