Kamis, 05 Maret 2026 01:07

Ngabuburit Pengawasan Bawaslu, Mardiana Rusli Tekankan Eksistensi dan Integritas Kelembagaan di Masa Non Tahapan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, saat menghadiri Ngabuburit Pengawasan  “Ramadhan dan Demokrasi: Merawat Amanah, Menjaga Ukhuwah” ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Pangkep, Rabu (4/3/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, saat menghadiri Ngabuburit Pengawasan “Ramadhan dan Demokrasi: Merawat Amanah, Menjaga Ukhuwah” ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Pangkep, Rabu (4/3/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli menekankan pentingnya menjaga eksistensi dan integritas kelembagaan di masa non tahapan pemilu.

Jejakfakta.com, PANGKEP – Dalam rangka memperkuat nilai spiritualitas dan komitmen demokrasi di bulan suci Ramadhan, Bawaslu Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan.

Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Bawaslu sekaligus implementasi dari Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2026 tentang pelaksanaan kegiatan Ngabuburit Pengawasan dalam rangka penguatan spirit kelembagaan Bawaslu. Salah satu tujuannya adalah meningkatkan spiritualitas serta literasi politik dan hukum kepemiluan bagi jajaran pengawas maupun masyarakat dalam konteks penguatan kelembagaan Bawaslu.

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan dan Demokrasi: Merawat Amanah, Menjaga Ukhuwah” ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Pangkep, Jl. H. Moh. Arsyad B, Pangkajene, pada Rabu (4/3/2026).

Baca Juga : Aktivitas Pencegahan Bawaslu Sulsel Naik 51,77 Persen, Tembus 4.192 Kegiatan

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, Ketua Bawaslu Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Samsir Salam, Anggota Bawaslu Kabupaten Pangkep Andi Hikmawati dan Yulianto Ardiwinata, Koordinator Sekretariat Zulfikarnain beserta jajaran staf sekretariat.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan mantan Panwaslu Kecamatan, alumni P2P, pengurus Saka Adhyasta Pemilu, insan media, serta menghadirkan Ustadz Rusli Abdullah Dg. Lau sebagai pengisi tausiah.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli menegaskan pentingnya menjaga eksistensi dan integritas kelembagaan di masa non tahapan pemilu. Ia menyampaikan bahwa Bawaslu saat ini tengah berada pada fase ujian eksistensi.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Dorong Kerja Pencegahan dan Parmas Lebih Terukur

“Kita harus lebih giat melakukan aktivitas. Secara amanah, kita sedang berada pada satu proses ujian, antara ada dan tiada. Keberadaan Bawaslu sedang diuji posisinya,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa secara struktural Bawaslu harus terus melaksanakan berbagai kegiatan yang menunjukkan kehadiran lembaga di tengah masyarakat, termasuk di luar tahapan pemilu. Salah satunya melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang diisi dengan siraman rohani sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Samsir Salam menyampaikan bahwa pemilihan tema Ramadhan dan demokrasi merupakan refleksi penting dalam membangun kesadaran kolektif mengenai amanah dan tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel dan UIN Alauddin Dorong Mahasiswa Jadi Agen Pengawasan Pemilu

“Kita mengambil tema ini dalam rangka membahas demokrasi dan amanah, sehingga nilai-nilai Ramadhan dapat menjadi penguat integritas dalam menjalankan tugas pengawasan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap semangat ukhuwah, integritas, dan tanggung jawab moral semakin menguat, tidak hanya di lingkungan kelembagaan, tetapi juga di tengah masyarakat luas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#bawaslu pangkep #Bawaslu Sulawesi Selatan #Mardiana Rusli #ngabuburit #pengawasan pemilu #samsir salam #Bawaslu Sulsel #demokrasi Indonesia #penguatan kelembagaan bawaslu
Youtube Jejakfakta.com