Senin, 20 April 2026 22:59

“Tiga Kartu Sakti” Jadi Senjata Luwu Timur Tekan Kemiskinan, Wabup Puspawati Paparkan Capaian di Forum Sulsel

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Bupati Puspawati Husler saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan 2027 di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/04/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Wakil Bupati Puspawati Husler saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan 2027 di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/04/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Puspawati membeberkan keberhasilan program unggulan “Tiga Kartu Sakti” yang dinilai efektif menekan angka kemiskinan di Luwu Timur secara konsisten dalam dua tahun terakhir.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan progres positif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Hal tersebut dipaparkan langsung Wakil Bupati Puspawati Husler saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan 2027 di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/04/2026).

Dalam forum tersebut, Puspawati membeberkan keberhasilan program unggulan “Tiga Kartu Sakti” yang dinilai efektif menekan angka kemiskinan di Luwu Timur secara konsisten dalam dua tahun terakhir.

“Melalui intervensi ‘Tiga Kartu Sakti’, kami berhasil menekan angka kemiskinan dari 6,58 persen pada 2024 menjadi 5,79 persen di tahun 2025. Tahun 2026 ini, kami menargetkan penurunan hingga berada di kisaran 5,10 persen sampai 5,34 persen,” ungkap Puspawati.

Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kemandirian masyarakat melalui intervensi yang terukur dan berkelanjutan.

Wabup menegaskan, Pemkab Luwu Timur berkomitmen menghadirkan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi, inklusif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, mengingatkan pentingnya peran kepala daerah dalam memastikan penanganan kemiskinan berjalan merata dan berkeadilan.

Baca Juga : Diskominfo-SP dan BPS Perkuat Tata Kelola Data, IPS Luwu Timur Ditarget Naik Lewat Pembinaan Agen Statistik

“Kita semua diharapkan mampu melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penanggulangan kemiskinan yang berkeadilan, melampaui sekadar angka-angka administratif,” tegas Jufri.

Hal senada disampaikan Plt. Kepala Bapelitbangda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim. Ia menilai keberhasilan penanganan kemiskinan sangat dipengaruhi oleh penciptaan lapangan kerja, penguatan ketahanan pangan, dan pembangunan infrastruktur yang memadai.

Musrenbang tematik tersebut diikuti seluruh Wakil Bupati/Wakil Wali Kota dan pimpinan OPD terkait se-Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penyusunan strategi bersama menuju Sulsel yang lebih sejahtera pada 2027.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#puspawati husler #Kartu Sakti Luwu Timur #Penanggulangan Kemiskinan #Musrenbang Sulsel 2027 #Kemiskinan Luwu Timur #Program Unggulan Luwu Timur #pemkab luwu timur #Sulawesi Selatan #TKPKD Sulsel
Youtube Jejakfakta.com