Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tahun 2026 dengan fokus utama memastikan 28 desa sasaran mampu memenuhi standar lima pilar sanitasi.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (25/05/2026).

Verifikasi STBM dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 17 Juni 2026 dan akan melibatkan lintas sektor dalam proses penilaian di lapangan.
Baca Juga : Wabup Puspawati Dorong Dukungan Pusat untuk Percepat Kemajuan Luwu Timur di Forum Reboan
Dalam arahannya, Ramadhan Pirade menekankan pentingnya kesiapan teknis seluruh tim verifikasi agar pelaksanaan berjalan optimal tanpa kendala administrasi maupun teknis.
“Semuanya harus dipersiapkan dengan matang, termasuk form penilaian yang akan dibawa saat pelaksanaan kegiatan. Jangan sampai, sudah di lokasi kegiatan tapi belum ada persiapan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Timur, Helmy Kahar menjelaskan bahwa verifikasi STBM juga menjadi bagian penting dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS).
Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara
Menurutnya, tim verifikasi dibagi menjadi dua kelompok yang akan menilai tiga aspek utama, yakni sekolah dan puskesmas, desa, serta rumah tangga.
“Kedua tim ini nantinya akan memverifikasi tiga item, yaitu sekolah dan puskesmas, desa, dan rumah tangga,” jelas dr. Helmy Kahar.
Selain verifikasi lapangan, pemerintah daerah juga terus menggencarkan promosi kesehatan dan kampanye perubahan perilaku masyarakat terkait penerapan lima pilar STBM melalui berbagai media.
Baca Juga : Sentuhan Terakhir Kadinkes Lutim, dr. Adnan Ingatkan Nakes soal Kekuatan Komunikasi
Dinas Kesehatan menargetkan seluruh desa di Kabupaten Luwu Timur dapat mencapai status STBM lima pilar secara menyeluruh. Saat ini, masih terdapat 28 desa yang menjadi prioritas pembenahan sebelum pelaksanaan verifikasi Juni mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




