Rabu, 08 Juli 2026 20:07

Aini Endis Anrika Dorong Pelaku Usaha Luwu Timur Tingkatkan Kepatuhan LKPM demi Perkuat Investasi Daerah

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Anrika, saat mewakili Bupati Luwu Timur membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Tata Cara Pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diselenggarakan  DPMPTSP Kabupaten Luwu Timur di Hotel Mireya Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (7/7/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Anrika, saat mewakili Bupati Luwu Timur membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Tata Cara Pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diselenggarakan DPMPTSP Kabupaten Luwu Timur di Hotel Mireya Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (7/7/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Asisten Kesra Luwu Timur Aini Endis Anrika mengajak pelaku usaha meningkatkan kepatuhan penyampaian LKPM guna memperkuat investasi, membuka lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Anrika, menegaskan pentingnya peran pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan investasi yang berdampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat mewakili Bupati Luwu Timur membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Tata Cara Pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Luwu Timur di Hotel Mireya Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun perusahaan lokal yang beroperasi di Kabupaten Luwu Timur.

Baca Juga : Pemkab Lutim Hadirkan BKPSDM Menyapa, Perkuat Pemahaman ASN soal Aturan Kepegawaian

Dalam sambutannya, Aini mengajak seluruh investor, khususnya pelaku usaha lokal, untuk terus meningkatkan partisipasi dan kontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan terhadap kewajiban pelaporan kegiatan penanaman modal.

"Keterlibatan aktif pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan pemerataan pembangunan, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Aini, kepatuhan dalam penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola investasi yang transparan, akuntabel, dan berkualitas.

Baca Juga : Empat ASN Kembali Raih Umroh Gratis dari Bupati Luwu Timur, Bukti Istiqomah Shalat Berjamaah

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, keterbukaan informasi, serta kedisiplinan pelaku usaha dalam menyampaikan laporan melalui sistem yang telah disediakan pemerintah.

"Melalui kegiatan ini kami berharap pelaku usaha semakin memahami pentingnya pelaporan secara berkala sehingga sinergi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sektor penanaman modal semakin kuat," tambahnya.

Aini berharap materi yang disampaikan para narasumber mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tata cara penyampaian LKPM sehingga tingkat kepatuhan pelaku usaha semakin meningkat dan berdampak positif terhadap realisasi investasi di Kabupaten Luwu Timur.

Baca Juga : Aini Endis Anrika Dorong Penguatan Peran Perempuan Lewat Program RBI di Luwu Timur

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Luwu Timur, Agus Thobrani, menjelaskan bahwa kegiatan bimtek dan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif sekaligus keterampilan praktis kepada pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban penyampaian LKPM melalui sistem Online Single Submission (OSS).

"Kegiatan ini juga bertujuan mendorong kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan laporan perkembangan realisasi investasi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merencanakan langkah pengembangan usaha di masa mendatang," jelas Agus.

Selain pemaparan materi mengenai LKPM, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan simulasi penggunaan SIMPADI PTSP (Sistem Peringatan Dini Pelayanan Terpadu Satu Pintu), inovasi DPMPTSP Kabupaten Luwu Timur yang berfungsi membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban administrasi dan pelaporan secara tepat waktu sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan pengawasan penanaman modal di daerah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Aini Endis Anrika #LKPM #DPMPTSP Luwu Timur #investasi Luwu Timur #pelaku usaha #OSS #SIMPADI PTSP #Agus Thobrani #Bimtek LKPM #penanaman modal #Sorowako #Nuha #pemkab luwu timur
Youtube Jejakfakta.com