Selasa, 14 Juli 2026 17:01

Makassar Jadi Tuan Rumah Perdana Local Fest 2026 di Indonesia Timur, Bidik 15 Ribu Pengunjung dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Founder USS Networks, Sayed Muhammad, saat audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Selasa (14/7/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Founder USS Networks, Sayed Muhammad, saat audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Selasa (14/7/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Makassar menjadi tuan rumah perdana Local Fest 2026 di Indonesia Timur. Festival kreatif besutan USS Networks ini menargetkan 15 ribu pengunjung dan diproyeksikan menggerakkan ekonomi kreatif serta UMKM lokal.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kota Makassar kembali menegaskan posisinya sebagai magnet penyelenggaraan event nasional. Untuk pertama kalinya, Local Fest 2026 garapan USS Networks akan digelar di Indonesia Timur dengan memilih Makassar sebagai tuan rumah. Festival kreatif yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026 itu menargetkan 15.000 pengunjung dalam sehari dan diproyeksikan memberi dampak besar bagi sektor ekonomi kreatif daerah.

Founder USS Networks, Sayed Muhammad, mengatakan persiapan penyelenggaraan masih berada pada tahap finalisasi, termasuk penentuan lokasi pelaksanaan agar seluruh rangkaian acara berjalan sesuai jadwal.

"Local Fest rencananya digelar pada awal Oktober. Saat ini kami masih dalam tahap finalisasi dan berharap seluruh persiapan dapat berjalan lancar sehingga acara bisa terlaksana sesuai rencana," ujar Sayed usai audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga : Munafri dan Coach Darije Satukan Semangat Kebangkitan PSM Makassar: "Ewako PSM!"

Menurutnya, Makassar dipilih karena memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang terus berkembang, didukung komunitas kreatif yang aktif, pelaku industri yang semakin bertumbuh, serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap festival musik dan gaya hidup.

Festival sehari penuh tersebut akan menghadirkan perpaduan konser musik, pameran fashion, seni, budaya kreatif, serta ruang kolaborasi bagi UMKM, brand lokal, komunitas, hingga kreator muda.

"Kami memiliki standar penyelenggaraan yang sudah diterapkan di beberapa kota. Di dalamnya akan ada festival musik, kegiatan kreatif, fashion, dan seni," katanya.

Baca Juga : Dinsos dan RSUD Daya Raih Penghargaan Ombudsman RI, Bukti Transformasi Layanan Publik Makassar Makin Berkualitas

Sayed menegaskan, ciri khas Local Fest di setiap kota adalah kolaborasi dengan pelaku kreatif lokal.

"Yang paling penting kami akan banyak berkolaborasi dengan kreator lokal, mulai dari brand, seniman, hingga musisi asal Makassar," ujarnya.

Ia menambahkan, sesuai nama festival tersebut, setiap penyelenggaraan selalu mengangkat karakter khas daerah.

Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Tangguh Bencana

"Sesuai namanya, kami ingin menjunjung tinggi karakter dan nilai-nilai dari setiap kota yang kami kunjungi," tuturnya.

Selain melibatkan kreator lokal, Local Fest Makassar juga akan menghadirkan sekitar delapan musisi nasional. Namun, daftar penampil masih dirahasiakan karena proses kontrak belum rampung.

"Kemungkinan sekitar satu bulan lagi kami akan mengumumkan secara resmi," ungkapnya.

Baca Juga : Pantau MPLS 2026, Munafri Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar

Target 15 Ribu Pengunjung

Penyelenggara optimistis Local Fest Makassar mampu menarik sekitar 15.000 pengunjung dalam satu hari penyelenggaraan.

Target tersebut didasarkan pada tingginya minat masyarakat Makassar terhadap berbagai festival musik dan kegiatan ekonomi kreatif.

Baca Juga : HUT Dekranas 2026 Resmi Ditutup, Tito Karnavian Sebut Makassar Catat Sejarah Baru

"Melihat antusiasme masyarakat Makassar yang luar biasa, kami optimistis Local Fest dapat menarik sekitar 15 ribu pengunjung dalam satu hari penyelenggaraan," kata Sayed.

Tak hanya menjadi ajang hiburan, festival ini diproyeksikan mampu menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga meningkatkan penjualan produk UMKM dan brand lokal.

Kehadiran Local Fest juga diharapkan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif Makassar dengan kreator dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemkot Makassar Beri Dukungan Penuh

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, menyebut kepercayaan USS Networks memilih Makassar sebagai tuan rumah merupakan peluang besar untuk memperkuat industri kreatif lokal.

"Ini adalah kesempatan emas bagi Kota Makassar karena dipercaya menjadi tuan rumah. Kami ingin momentum ini dimanfaatkan dengan melibatkan sebanyak mungkin pelaku ekonomi kreatif lokal," ujarnya.

Pemerintah Kota Makassar, lanjut Hendra, berkomitmen mendampingi seluruh proses penyelenggaraan, mulai dari perizinan hingga pelaksanaan acara.

"Kami akan mendampingi seluruh proses perizinan sejak awal hingga seluruh rekomendasi diterbitkan," katanya.

Selain itu, pemerintah juga akan memastikan kesiapan venue, rekayasa lalu lintas, sistem parkir, keamanan, dan mitigasi risiko agar festival berlangsung aman dan nyaman.

"Soal venue juga menjadi perhatian utama, termasuk potensi kemacetan, parkir, dan langkah-langkah mitigasi agar pelaksanaan berjalan aman dan tertib," jelasnya.

Hendra optimistis Local Fest 2026 akan menjadi salah satu festival terbesar di Makassar sekaligus memperkuat citra kota sebagai pusat industri kreatif dan destinasi penyelenggaraan event nasional di Indonesia Timur.

"Kami mengajak masyarakat untuk menunjukkan antusiasme secara positif, menjaga keamanan, keselamatan, dan nama baik Kota Makassar," tutupnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Local Fest 2026 #Local Fest Makassar #USS Networks #festival kreatif #Ekonomi Kreatif #UMKM Makassar #konser musik #wisata Makassar #industri kreatif Indonesia Timur #Munafri Arifuddin #Hendra Hakamuddin
Youtube Jejakfakta.com