Jejakfakta.com, GOWA — Euforia Piala Dunia FIFA 2026 di Kabupaten Gowa tak hanya menjadi ajang hiburan bagi pencinta sepak bola. Pemerintah Kabupaten Gowa melihat momentum ini sebagai peluang menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengajak masyarakat kembali menyemarakkan kegiatan nonton bareng (nobar) semifinal hingga laga puncak Piala Dunia FIFA 2026. Menurutnya, nobar dapat menjadi ruang kebersamaan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikan Darmawangsyah saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Paraikatte TVRI Sulawesi Selatan bertema "Piala Dunia Untuk Semua", Rabu (15/7/2026).
Baca Juga : Diikuti 2.389 Peserta se-Sulsel, Wabup Gowa Apresiasi Penyelenggaraan Kemah Pramuka Madrasah
Dialog tersebut juga menghadirkan Dandim 1409/Gowa Letkol Inf. Gilang Nugraha Kresnadi dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa Muh. Sahir, dengan dipandu host TVRI Sulsel, Inggrid Herman.
Dalam kesempatan itu, Darmawangsyah mengapresiasi peran TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia. Melalui siaran gratis TVRI Nasional dan TVRI Sport, masyarakat dapat menyaksikan seluruh pertandingan mulai fase grup hingga final tanpa harus berlangganan.
Menurutnya, akses siaran yang luas membuat demam Piala Dunia semakin terasa hingga pelosok wilayah Gowa, termasuk kawasan desa dan pegunungan.
Baca Juga : Di Kecamatan Panakkukang, Munafri Ingin Pesta Rakyat Libatkan Warga dan UMKM Lokal
"Antusiasme masyarakat saat ini sangat besar. Demam Piala Dunia benar-benar terasa di Kabupaten Gowa. Siaran TVRI dapat menjangkau hingga desa, dusun, bahkan daerah pegunungan. Ini membuktikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama menyaksikan pertandingan Piala Dunia," ujar Darmawangsyah.
Ia menilai dukungan pemerintah terhadap kegiatan nobar semakin terbuka setelah terbitnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/465/SJ tentang dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026.
Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat interaksi sosial masyarakat sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi warga.
Pemkab Gowa sebelumnya telah menggelar nobar pertandingan Swiss melawan Argentina di Koperasi Merah Putih Kecamatan Pattallassang. Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
"Saya berkoordinasi dengan Pak Dandim untuk menggelar nobar di Koperasi Merah Putih Pattallassang. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan suasananya begitu meriah. Ini menunjukkan sepak bola mampu menjadi pemersatu masyarakat," katanya.
Darmawangsyah yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Sulawesi Selatan memastikan Pemkab Gowa akan terus mendukung kegiatan nobar hingga pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026.
Baca Juga : Bela Negara di Era Digital, Wabup Gowa Dorong Penguatan Nasionalisme
Nobar Makodim Gowa Siapkan Ruang untuk 2.000 Penonton dan UMKM
Dandim 1409/Gowa Letkol Inf. Gilang Nugraha Kresnadi mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan halaman Makodim 1409/Gowa sebagai lokasi nobar terbuka bagi masyarakat.
"Kami kembali menggelar nobar di halaman Makodim 1409/Gowa. Seluruh persiapan telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Gowa. Kami juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi masyarakat yang hadir," jelasnya.
Baca Juga : Wabup Gowa Dorong Kampoeng Eropa City Trail Run Jadi Event Tahunan di Malino
Lokasi nobar tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 penonton. Selain menyediakan fasilitas kenyamanan seperti tenda besar dan area duduk lesehan, Kodim 1409/Gowa juga menggandeng pelaku UMKM lokal agar kegiatan tersebut memberikan manfaat ekonomi.
"Kami ingin nobar ini menjadi ruang kebersamaan masyarakat. Selain aman dan nyaman, kegiatan ini juga menggerakkan UMKM lokal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," ujar Gilang.
Aspek keamanan juga telah dikoordinasikan bersama Polresta Gowa dan Satpol PP Kabupaten Gowa untuk memastikan kegiatan berjalan tertib.
Fasilitas Olahraga Gowa Jadi Magnet Aktivitas Sepak Bola
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, Muh. Sahir, menyebut tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia juga tidak terlepas dari perkembangan fasilitas olahraga di daerah tersebut.
Ia mengungkapkan Stadion Syech Yusuf Sungguminasa telah menjadi salah satu fasilitas olahraga yang menarik perhatian berbagai pihak. Bahkan, Pemerintah Kota Palu baru-baru ini menggunakan stadion tersebut untuk pertandingan persahabatan.
"Stadion Syech Yusuf juga pernah menjadi lokasi Piala Gubernur. Antusiasme masyarakat selalu tinggi dan seluruh kegiatan berlangsung aman serta tertib," ungkapnya.
Selain Stadion Syech Yusuf, Kabupaten Gowa juga memiliki Stadion Kalegowa berstandar nasional dengan fasilitas yang memadai. Stadion tersebut kerap dimanfaatkan berbagai tim, termasuk PSM Makassar, untuk latihan maupun pertandingan.
Menurut Muh. Sahir, perkembangan aktivitas sepak bola di Gowa tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama sektor UMKM. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




