Jejakfakta.com, MAKASSAR — Bukan hanya menjalankan program keluarga, Tim Penggerak PKK diminta menjadi mata dan telinga pemerintah desa dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perhatian.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas TP PKK Desa se-Kabupaten Luwu Timur dalam Pembangunan Daerah dan Ketahanan Keluarga di Hotel MaxOne Makassar, Rabu (15/07/2026).

Menurut Bupati Irwan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kepedulian dan keterlibatan masyarakat, terutama para kader PKK yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga di tingkat desa.
Baca Juga : Bupati Irwan Kejar Hasil Nyata Program Pandu Juara, OPD Diminta Bergerak Cepat
Ia meminta para Ketua TP PKK Desa yang juga merupakan istri Kepala Desa untuk aktif mengenali kondisi masyarakat di wilayahnya masing-masing, terutama warga yang masih membutuhkan dukungan pemerintah.
“Jika PKK ini betul-betul aktif di desa masing-masing, saya yakin tidak ada masyarakat yang luput dari perhatian. Keberhasilan daerah itu dimulai dari keberhasilan desa, dan penggerak perubahan di desa adalah ibu-ibu semua,” ujar Irwan.
PKK Dinilai Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Desa
Baca Juga : Bupati Irwan Antar Kades Rinjani ke Peristirahatan Terakhir, Ahli Waris Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Irwan menilai PKK memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan karena memiliki kedekatan dengan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Ia mengatakan, berbagai program pemerintah akan lebih mudah berjalan apabila mendapat dukungan aktif dari kader PKK yang memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung.
“Sehebat apa pun kepala desa atau bupati, tanpa dukungan ibu-ibu, sulit mewujudkan perubahan yang kita harapkan. Karena itu, saya minta ibu-ibu mengidentifikasi warga yang masih mengalami kesulitan di desa masing-masing agar program pemerintah bisa berjalan dan tepat sasaran,” katanya.
Baca Juga : Women Leading Harmony di Rukun Festival 2026, NUO Dorong Lahirnya Generasi Pemimpin Perempuan
Irwan juga mengapresiasi pelaksanaan bimtek yang dinilainya lebih interaktif dibanding kegiatan sebelumnya. Para peserta disebut aktif berdiskusi dan berkomunikasi dengan fasilitator selama kegiatan berlangsung.
“Saya melihat kegiatan PKK kali ini sedikit berbeda. Peserta lebih aktif berinteraksi dengan fasilitator, tidak ada yang pasif. Olehnya itu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan ini,” ucapnya.
Perempuan Cerdas, Keluarga Sejahtera Jadi Fondasi Desa Maju
Baca Juga : Melinda Aksa Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan PKK, Hadiri Puncak HKG PKK Nasional ke-54 di Makassar
Bimtek yang mengusung tema “Perempuan Cerdas, Keluarga Sejahtera: Membangun Ketahanan Ekonomi dari Rumah” tersebut diikuti 125 peserta yang terdiri dari Ketua TP PKK Desa se-Kabupaten Luwu Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari itu diselenggarakan oleh PT Pioner Ide Nusantara bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Luwu Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur dr. Ani Nurbani Irwan, para fasilitator, Kepala Desa, jajaran TP PKK Kabupaten Luwu Timur, serta seluruh peserta bimtek.
Baca Juga : Paotere Jadi Etalase Pemberdayaan Perempuan, Melinda Aksa Tunjukkan UMKM dan Sekolah Pesisir ke Selvi Gibran
Di akhir sambutannya, Bupati Irwan berharap ilmu yang diperoleh peserta selama pelatihan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diterapkan untuk memperkuat peran PKK dalam pembangunan desa.
“Saya berharap setelah pulang dari sini, ibu-ibu bisa berdiskusi dengan kepala desa dan menerapkan materi yang telah diperoleh. Apa yang didapatkan selama bimtek ini harus memberikan kemajuan bagi desa dan peningkatan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




