Senin, 07 September 2026 11:38

Bantuan 1.558 Ton Beras Disalurkan untuk 51.966 KPM di Pangkep

Editor : Editor JF
Peluncuran bantuan pangan dari Perum Bulog bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep diluncurkan oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau di depan Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Senin (7/9/2026). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep
Peluncuran bantuan pangan dari Perum Bulog bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep diluncurkan oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau di depan Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Senin (7/9/2026). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Sebanyak 1.558,98 ton bantuan pangan beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 mulai disalurkan kepada 51.966 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Penyaluran sekaligus peluncuran bantuan pangan dari Perum Bulog bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep tersebut diluncurkan oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau di depan Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Senin (7/9/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangkep, Andi Sadda, menjelaskan total bantuan yang disiapkan mencapai 1.558,98 ton untuk 51.966 penerima manfaat selama tiga bulan. Dengan demikian, setiap penerima akan memperoleh total 30 kilogram beras atau 10 kilogram setiap bulan.

"Kalau kita lihat penerima sebelumnya, ada tambahan penerima manfaat ini kurang lebih 6.000 tambahan yang masuk dari desil 1 sampai desil 4," katanya, menjelaskan adanya penambahan sekitar 6.000 penerima dibandingkan penyaluran sebelumnya.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Dukung Gerakan Pangan Murah, 1.000 Voucher Belanja Dibagikan

Untuk tahap awal, Pemkab Pangkep memprioritaskan penyaluran ke wilayah kepulauan. Sekitar 30 ton beras mulai didistribusikan melalui Pelabuhan Maccini Baji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah kepulauan. Selanjutnya, penyaluran akan dilakukan secara bertahap ke titik-titik distribusi di masing-masing wilayah, termasuk kantor desa.

"Hari ini kita luncurkan, prioritaskan dulu di pulau. Mulai hari ini kita distribusikan di Pelabuhan Maccini Baji kurang lebih 30 ton untuk semua wilayah kepulauan. Nanti setiap hari mendrop di setiap titik wilayah masing-masing di kantor desa," lanjutnya.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga turut menjaga kestabilan harga beras di pasaran. Ia juga mengimbau masyarakat penerima untuk segera melaporkan apabila menerima beras dalam kondisi tidak layak.

Baca Juga : Kominfo SP Pangkep Koordinasi dengan KPID Sulsel, Perkuat Pembinaan LPPL

"Kepada seluruh masyarakat penerima, jika ada bantuan beras yang mungkin tidak layak, silakan dilaporkan di desa dan kelurahannya masing-masing agar kami pemerintah bersama Bulog dapat segera mengganti bantuan yang mungkin cacat," katanya.

Wakil Pimpinan Cabang Bulog Makassar, Musdalifah Nur, memastikan Bulog siap mengganti bantuan beras apabila ditemukan kerusakan berdasarkan laporan dari tim penyaluran di Kabupaten Pangkep. Bulog juga mengingatkan penerima agar tidak memperjualbelikan bantuan pangan yang telah diterima.

"Untuk alokasi ini kita sudah salurkan 30 kilo per penerima. Semoga itu bisa bermanfaat dan menurunkan harga beras medium di masyarakat. Pesan kami dari Bulog untuk tidak diperjualbelikan," pungkasnya.

Baca Juga : Dorong Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi, Pemkab Pangkep Latih 80 Peserta di 4 Kejuruan

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Bulog #Pangkep #Bupati #Bantuan #Pangan
Youtube Jejakfakta.com