Senin, 07 September 2026 14:23

Funderland dan Pasar Malam Hadir di Malili, Geliatkan Ekonomi UMKM

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wahana edukasi Funderland Indonesia di area Terminal Malili dan Pasar Malam di kawasan Puncak Indah (Lorong 4 Trans) ramai dikunjungi warga, Ahad (6/9/2026). @Jejakkfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
Wahana edukasi Funderland Indonesia di area Terminal Malili dan Pasar Malam di kawasan Puncak Indah (Lorong 4 Trans) ramai dikunjungi warga, Ahad (6/9/2026). @Jejakkfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Funderland Indonesia dan Pasar Malam hadir di Malili, Luwu Timur. Kehadiran pusat rekreasi ini turut menggeliatkan ekonomi dan omzet UMKM lokal.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Kehadiran wahana edukasi Funderland Indonesia di area Terminal Malili dan Pasar Malam di kawasan Puncak Indah (Lorong 4 Trans) kini menjadi pusat keramaian baru yang menarik perhatian masyarakat Luwu Timur.

Pembukaan kedua pusat rekreasi warga tersebut tidak hanya menghadirkan alternatif hiburan keluarga, tetapi juga turut menggeliatkan roda perekonomian para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Malili.

Sejak dibuka pada Sabtu (5/9/2026), kawasan Terminal Malili yang biasanya berfokus pada aktivitas transportasi bertransformasi menjadi ruang publik yang lebih hidup.

Baca Juga : Ratusan Warga Joget Bareng di Lomba Sambung Lirik, Bupati Irwan Larut Sapa Warga di Sorowako

Funderland Indonesia menghadirkan sarana hiburan sekaligus edukasi, mulai dari replika dinosaurus, arena bermain anak, hingga sarana interaksi dengan satwa, seperti reptil dan burung hantu.

Pada saat yang sama, Pasar Malam yang berlokasi di Lapangan Puncak Indah, Kecamatan Malili, turut menambah antusiasme warga sebagai ruang rekreasi rakyat yang meriah.

Camat Malili, H. Hasimning, menyampaikan bahwa pemanfaatan area dan fasilitas publik untuk kegiatan hiburan masyarakat merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menghidupkan kawasan perkotaan sekaligus memberdayakan ekonomi warga.

Baca Juga : Usai Buka Pekan Expo K-UMKM Sulsel, Bupati dan Wabup Lutim Sapa Peserta Pameran

"Kehadiran sarana hiburan dan rekreasi ini memberikan ruang rekreasi yang positif dan edukatif bagi warga. Namun, yang tak kalah penting, Pemda Luwu Timur berkomitmen memanfaatkan potensi keramaian ini untuk membuka ruang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal agar dapat berkembang dan meningkatkan pendapatannya," ujar Hasimning.

Dampak positif terhadap ekonomi kerakyatan tersebut dirasakan langsung oleh para pedagang di kedua lokasi. Kehadiran pengunjung membawa angin segar bagi peningkatan omzet harian para pelaku UMKM, baik yang berjualan di dalam area wahana maupun di sekitar kawasan pasar malam.

Gita (38), pelaku UMKM kuliner yang berjualan di dalam area wahana Funderland, mengakui adanya lonjakan aktivitas transaksi yang signifikan selama dua hari terakhir.

Baca Juga : Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026, Angkat Kekayaan Lokal Luwu Timur

"Wahana ini sangat membantu pelaku usaha kecil. Ramainya pengunjung membuat penjualan meningkat dibanding hari biasa, dan kami berharap kondisi ini konsisten membantu perekonomian pedagang selama satu bulan ke depan," tutur Gita saat dikonfirmasi, Ahad (6/9/2026).

Senada dengan Gita, Aliya (25), pelaku UMKM penjual dimsum di Pasar Malam Puncak Indah, mengungkapkan bahwa produk dagangannya selalu habis diserbu pembeli sejak malam pertama dibuka.

"Respons masyarakat sangat tinggi. Dalam dua malam terakhir dagangan kami selalu habis. Kegiatan pasar malam seperti ini sangat membantu usaha kecil seperti kami untuk mendapatkan pasar yang lebih luas," jelas Aliya.

Baca Juga : Buka Expo Koperasi dan UMKM Sulsel, Bupati Irwan Dorong Ekonomi Tumbuh Bersama Masyarakat

Kegiatan pasar malam tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 26 September mendatang.

Tak hanya menggerakkan ekonomi lokal, keberadaan pusat keramaian baru ini juga memberikan nilai sosial sebagai wadah interaksi dan edukasi keluarga.

Adi, warga Dusun Karebbe, Desa Laskap, Kecamatan Malili, mengaku sengaja mengajak istri dan ketiga anaknya untuk mengisi momen akhir pekan.

Baca Juga : Bupati Irwan: Koperasi Merah Putih Harus Perbesar Pasar UMKM, Bukan Jadi Pesaing

"Bagi kami, ini bukan cuma tempat bermain anak, tetapi juga ada nilai edukasinya. Anak-anak bisa mengenal dan berinteraksi langsung dengan hewan yang jarang mereka lihat, seperti ular dan burung hantu, dengan aman dan ramah," ungkap Adi.

Antusiasme senada dirasakan oleh buah hatinya, Raisa, siswa kelas 4 SD, yang mengaku gembira bisa berfoto bersama replika dinosaurus dan mengenal satwa dari dekat.

Melalui penataan ruang publik dan dukungan terhadap berbagai kegiatan rekreasi kemasyarakatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berkomitmen mendorong terciptanya keseimbangan antara penyediaan sarana hiburan bagi warga dan penguatan ekosistem UMKM daerah. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Funderland Indonesia #Funderland Malili #Pasar Malam #UMKM Luwu Timur #UMKM Malili #ekonomi Luwu Timur #Puncak Indah Malili #Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Youtube Jejakfakta.com