Ahad, 13 September 2026 15:04

Bupati Luwu Timur Datangi Warga Wotu dan Dengarkan Langsung Berbagai Persoalan

Editor : Redaksi
Dialog Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama masyarakat Kecamatan Wotu, Sabtu malam (12/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
Dialog Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama masyarakat Kecamatan Wotu, Sabtu malam (12/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam berdialog dengan warga Wotu membahas infrastruktur, penerangan jalan, sampah, rumah tidak layak huni, dan kebutuhan dasar.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Sejumlah persoalan infrastruktur dan kebutuhan dasar warga menjadi sorotan dalam dialog Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama masyarakat Kecamatan Wotu, Sabtu malam (12/9/2026).

Dialog yang berlangsung di salah satu rumah warga di Desa Arolipu tersebut digelar selama sekitar tiga jam. Irwan, didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, mendengarkan langsung berbagai aspirasi masyarakat.

Warga menyampaikan sejumlah kebutuhan, mulai dari penerangan jalan, kondisi infrastruktur desa, penanganan sampah, rumah tidak layak huni, hingga insentif bagi perangkat desa dan tenaga keagamaan.

Baca Juga : Pantau SPBU Ussu-Malili, Bupati Luwu Timur Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran Ganjil Genap

Dua kepala desa yang turut mendampingi warga dalam dialog tersebut yakni Kepala Desa Bawalipu, Wahyuddin, dan Kepala Desa Lampenai, M. Zainal Bachrie.

Dalam dialog tersebut, warga meminta pemerintah daerah menambah dan memperbaiki lampu penerangan di sejumlah ruas jalan desa. Warga juga mengusulkan bantuan perbaikan bagi rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni.

Menanggapi aspirasi tersebut, Irwan menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan menanganinya secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran.

Baca Juga : Lampia Cup III 2026 Bergulir, Bupati Irwan Harap Lahir Talenta Voli Muda Lutim

Untuk persoalan sampah, ia meminta pemerintah desa dan masyarakat ikut mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, penanganan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah.

“Persoalan sampah di sini ada Pak Kadis DLH. Tentunya kita juga penting untuk lebih proaktif mengedukasi warga, utamanya kepala desa untuk terus mengingatkan warganya,” pesan Bupati.

“Kesadaran kita terhadap lingkungan yang sehat perlu disampaikan secara masif kepada warga. Tentunya kita saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

Baca Juga : Bupati Irwan: LLTT Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Luwu Timur

Sementara terkait infrastruktur dan penerangan jalan, Irwan mengatakan pemerintah saat ini masih memprioritaskan pembenahan jalan poros. Adapun kebutuhan jalan desa akan diupayakan melalui penganggaran berikutnya.

“Yang saat ini diprioritaskan adalah lampu jalan di jalan poros dulu. Soal jalan desa tetap kita usahakan penganggarannya pada tahun berikutnya. Ini penting karena kita benahi satu per satu terlebih dahulu,” jelasnya.

Untuk rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni, Irwan meminta agar segera dibuatkan laporan kepada Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Perkimtan) Kabupaten Luwu Timur untuk ditindaklanjuti melalui program bedah rumah.

Baca Juga : Bupati Irwan Ajak Warga Perbanyak Shalawat dan Perkuat Kecintaan kepada Rasulullah

“Segera buat laporannya ke Dinas Perkimtan untuk dibuatkan bedah rumah,” pintanya.

Bupati mengatakan, dialog langsung dengan masyarakat merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan pelayanan. Dengan pola tersebut, masyarakat tidak perlu selalu datang ke Malili untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Baca Juga : Tinjau Puskesmas Angkona, Bupati Irwan Langsung Respons Keluhan Fasilitas Pelayanan

“Ini kita permudah masyarakat. Kita yang menjemput apa yang menjadi persoalan. Termasuk infrastruktur, jalan di Wotu kita usahakan tidak ada lagi yang tidak diaspal,” tegas Irwan.

Dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memetakan kebutuhan masyarakat secara langsung sekaligus menentukan persoalan yang dapat segera ditangani maupun yang membutuhkan proses penganggaran.

Pemerintah daerah selanjutnya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan perangkat daerah terkait untuk menindaklanjuti aspirasi warga Wotu secara bertahap. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#irwan bachri syam #warga Wotu #Desa Arolipu #Desa Bawalipu #Desa Lampenai #infrastruktur penerangan jalan #rumah tidak layak huni #bedah rumah #persoalan sampah #Pemkab Lutim
Youtube Jejakfakta.com