Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, mendorong generasi muda untuk tidak hanya berani tampil di depan publik, tetapi juga mampu mengolah gagasan dan menyampaikannya secara efektif.
Pesan tersebut disampaikan Syamsul saat membuka Pelatihan Public Speaking bertema “From Script to Stage” yang digelar Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Makassar, Senin (20/7/2026).

Menurut Syamsul, kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu keterampilan penting bagi pemuda karena dibutuhkan dalam berbagai ruang, mulai dari pendidikan, organisasi, dunia kerja hingga kehidupan sosial.
Baca Juga : Pokja Bunda PAUD Makassar Perkuat Komunikasi Inspiratif, Dorong Kolaborasi PAUD dari Guru hingga Orang Tua

“Public speaking bukan hanya soal keberanian untuk tampil di depan orang banyak. Pemuda juga harus mampu menyusun gagasan, menyampaikannya secara terstruktur, komunikatif, dan dapat dipahami oleh audiens,” ujar Syamsul.
Ia mengatakan, keterampilan komunikasi menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas pemuda di tengah kebutuhan kompetensi yang terus berkembang.
Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diarahkan untuk mampu berbicara di atas panggung, tetapi juga memahami tahapan mulai dari menyusun materi atau naskah hingga menyampaikannya kepada audiens.
Baca Juga : Dispora Makassar Ajak Pemuda Rawat Lingkungan Lewat World Clean Up Day 2026 di Taman Pakui
“Dari script menuju stage, ada proses yang harus dipahami. Mulai dari bagaimana menyusun materi, membangun kepercayaan diri, mengelola bahasa tubuh, sampai bagaimana menyampaikan pesan agar menarik dan memberikan dampak,” katanya.
Pemuda Harus Mampu Sampaikan Gagasan
Syamsul menilai kemampuan komunikasi juga berkaitan dengan kapasitas pemuda dalam mengambil peran di tengah masyarakat.
Karena itu, pengembangan keterampilan public speaking tidak semata-mata diarahkan untuk kebutuhan tampil dalam sebuah acara, tetapi juga untuk membangun kemampuan pemuda menjadi komunikator dan penggerak di lingkungannya.
“Pemuda jangan hanya menjadi penerima informasi. Mereka harus memiliki kemampuan untuk menyampaikan gagasan, berkomunikasi dengan masyarakat, dan mengambil peran dalam berbagai ruang,” ujar Syamsul.
Pelatihan yang diinisiasi dan dilaksanakan Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Makassar ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam mendorong peningkatan kapasitas dan potensi generasi muda.
Baca Juga : Kadispora Makassar Dampingi Wali Kota Lepas PSM, Pemkot Siapkan Dukungan untuk Suporter ke Parepare
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memiliki bekal komunikasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan akademik, organisasi, pekerjaan maupun aktivitas sosial.
Tema “From Script to Stage” juga menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik tidak berhenti pada kemampuan menghafal materi. Peserta didorong memahami bagaimana sebuah gagasan dibangun, dikemas, kemudian disampaikan dengan cara yang efektif kepada audiens.
Dengan keterampilan tersebut, pemuda diharapkan mampu tampil lebih percaya diri sekaligus memiliki kemampuan menyampaikan gagasan saecara jelas dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



