Senin, 05 Oktober 2026 12:07

Appi Resmi Tinggalkan Golkar, Langkah Politik Berikutnya Mengarah ke Demokrat

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi meninggalkan Partai Golkar. Surat pengunduran diri sebagai kader partai diserahkan langsung kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Senin (5/10/2026). @Jejakfakta/dok. IST.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi meninggalkan Partai Golkar. Surat pengunduran diri sebagai kader partai diserahkan langsung kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Senin (5/10/2026). @Jejakfakta/dok. IST.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi mundur dari Golkar setelah Demokrat secara terbuka mengajaknya bergabung dan memperkuat partai di Sulsel.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi meninggalkan Partai Golkar. Surat pengunduran diri sebagai kader partai diserahkan langsung kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Senin (5/10/2026).

Pengunduran diri Appi menjadi perhatian karena hanya berselang dua hari setelah Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng secara terbuka mengajaknya bergabung dengan Partai Demokrat.

Kepastian Appi keluar dari Golkar disampaikan Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulsel Kadir Halid. Menurut Kadir, surat pengunduran diri tersebut diantar langsung Appi ke kediaman IAS di Jalan Batu Putih, Makassar.

Baca Juga : Tiga Kandidat yang Disebut IAS Bakal Gantikan Appi di Golkar Makassar

"Sudah resmi mundur, mulai hari ini. Tadi pagi diantar langsung suratnya ke rumah Pak IAS," ujar Kadir kepada wartawan, Senin (5/10).

Dalam foto yang diterima Jejakfakta.com, Appi terlihat mengenakan kemeja putih saat berada di kediaman IAS. Ia didampingi Wakil Bupati Soppeng sekaligus Ketua Bappilu Demokrat Sulsel Selle KS Dalle dan fungsionaris Golkar Makassar Muh Nur Alamsyah.

Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri status Appi sebagai kader Golkar di tengah mencuatnya komunikasi politik dengan Partai Demokrat.

Baca Juga : Mundur Setelah Golkar Perpanjang Kepengurusan, Appi Tolak Jadi Plt Ketua Golkar Makassar

Sebelumnya, pada Sabtu (3/10), Andi Alfian Mallarangeng menemui Appi di Hotel Novotel Makassar. Dalam pertemuan itu, Alfian secara terbuka mengajak Wali Kota Makassar tersebut bergabung dan memperkuat Demokrat di Sulawesi Selatan.

Alfian menyebut Appi sebagai figur yang dibutuhkan Demokrat untuk memperkuat partai di Sulsel. Ia juga menilai perjalanan politik Appi memiliki hubungan panjang dengan Demokrat.

"Perjalanan politik Pak Appi tidak bisa dilepaskan dari Partai Demokrat. Kami selalu mendukung beliau, meskipun pernah kalah. Alhamdulillah akhirnya menang juga. Saya bilang memang wattunami," ujar Alfian.

Baca Juga : Buka Rakernas II GWS di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Ketahanan Pangan

Menurut Alfian, pengalamannya bersama Appi menjadi salah satu alasan Demokrat membuka pintu bagi mantan Ketua DPD II Golkar Makassar tersebut.

"Saya mengajak Bung Appi untuk bergabung memperkuat Partai Demokrat di Sulsel. Mudah-mudahan gayung bersambut," ungkapnya.

Saat ditemui setelah pertemuan tersebut, Appi sebelumnya menyatakan belum bisa langsung menerima ataupun menolak tawaran Demokrat. Ia mengatakan masih ada prosedur internal dan etika politik yang harus diselesaikan sebagai kader Golkar.

Baca Juga : Setahun Menjabat, Appi Siapkan Rotasi Lurah: Kinerja Jadi Penentu, Bukan “Telepon”

"Ini bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan, tapi karena ada prosedur yang harus kami lewati," kata Appi.

Kini, setelah surat pengunduran dirinya diserahkan kepada IAS, status Appi sebagai kader Golkar resmi berakhir.

Langkah politik Appi selanjutnya pun menjadi perhatian, terutama terkait kemungkinan bergabung dengan Partai Demokrat. Hingga pengunduran diri dari Golkar diumumkan, belum ada pernyataan resmi mengenai posisi atau jabatan yang akan diambil Appi di Demokrat.

Baca Juga : Munafri Tegaskan Camat-Lurah Tak Boleh Lagi Kerja Seremonial, Harus Beri Dampak Nyata ke Masyarakat

Dengan keluarnya Appi, dinamika politik di Sulawesi Selatan kembali berubah. Perhatian tidak hanya tertuju pada partai yang akan menjadi kendaraan politik Appi berikutnya, tetapi juga pada arah konsolidasi Golkar Makassar setelah ditinggalkan figur yang sebelumnya memimpin DPD II Golkar Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Appi mundur Golkar #Appi tinggalkan Golkar #Appi Demokrat #Demokrat Sulsel #Golkar Sulsel #Golkar Makassar #Politik Makassar #politik sulsel #Ilham Arief Sirajuddin #IAS #Andi Alfian Mallarangeng
Youtube Jejakfakta.com