Rabu, 07 Oktober 2026 14:21

Munafri Serukan Sinergi Pemerintah dan Pengembang Rancang Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XV DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XV DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong sinergi pemerintah dan pengembang dalam membangun hunian terintegrasi dengan sekolah, puskesmas, dan layanan publik.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong pengembangan kawasan perumahan di Kota Makassar dilakukan secara terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur layanan dasar oleh pemerintah.

Munafri menggarisbawahi, pertumbuhan kawasan hunian perlu diikuti dengan ketersediaan infrastruktur layanan dasar, seperti sekolah, puskesmas, dan fasilitas publik lainnya. Hal ini dinilai penting agar perkembangan permukiman sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XV DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga : Tiga Kandidat yang Disebut IAS Bakal Gantikan Appi di Golkar Makassar

Kegiatan tersebut mengusung tema “Solidaritas dan Kolaborasi REI dalam Mendukung Percepatan Program 3 Juta Rumah”.

Munafri menekankan, pengembangan kawasan perumahan tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan rumah. Seiring bertambahnya jumlah hunian dan penduduk, pengembang perlu bersinergi dengan pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat turut dipetakan sejak tahap perencanaan.

“Kalau kita lihat selama ini, tumbuhnya kawasan pemukiman ini luput dari perhatian kita. Pemukiman ini harus tumbuh disertai dengan infrastruktur tambahan seperti sekolah dan puskesmas,” kata Munafri.

Baca Juga : Buka Rakernas II GWS di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Ketahanan Pangan

Ia mencontohkan kawasan perumahan baru di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate. Menurutnya, pertumbuhan permukiman di wilayah tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan fasilitas pendidikan.

Kondisi itu membuat masyarakat harus menempuh jarak lebih jauh ke luar kawasan tempat tinggal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.

Selain fasilitas pendidikan, Munafri menekankan pentingnya fasilitas kesehatan dan layanan publik lainnya hadir beriringan dengan pertumbuhan kawasan permukiman. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu menempuh jarak yang semakin jauh untuk mendapatkan layanan dasar.

Baca Juga : Setahun Menjabat, Appi Siapkan Rotasi Lurah: Kinerja Jadi Penentu, Bukan “Telepon”

Karena itu, Munafri mengajak REI membangun pola kolaborasi dengan pemerintah dalam menentukan rasio pembangunan hunian dan kebutuhan fasilitas publik. Ia berharap pola perencanaan tersebut menjadi langkah strategis dalam mengembangkan kawasan permukiman yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Mungkin di setiap rasio pembangunan rumah harus ikut rasio pembangunan sekolah yang ada di sana. Kita perlu duduk sama-sama untuk merencanakan berapa besar rasio yang harus kita laksanakan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Munafri menyampaikan apresiasi atas kontribusi sektor properti terhadap perekonomian Kota Makassar. Ia menyebut kiprah pengembang turut memberikan dampak terhadap penerimaan daerah melalui berbagai sektor perpajakan dan aktivitas ekonomi turunannya.

Baca Juga : Munafri Tegaskan Camat-Lurah Tak Boleh Lagi Kerja Seremonial, Harus Beri Dampak Nyata ke Masyarakat

“REI ini adalah bagian daripada kelompok masyarakat yang memberikan sumbangsih terhadap pembangunan yang ada di Kota Makassar ini,” katanya.

Munafri juga menyampaikan bahwa perekonomian Kota Makassar pada triwulan terakhir tumbuh 7,04 persen, meningkat dari 6,61 persen. Menurutnya, pertumbuhan tersebut turut mencakup kontribusi sektor dunia usaha yang bergerak di bidang real estat dan perumahan.

Terakhir, Munafri berharap Musda XV DPD REI Sulsel menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung penyediaan hunian sekaligus membangun kawasan permukiman yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga : Dari Timbunan Sampah Jadi Hutan Kota, Munafri Siapkan Konservasi RTH di TPA Tamangapa

“Jadikanlah Musda ini sebagai ajang konsolidasi untuk membangun Kota Makassar dan merealisasikan program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden, yaitu program 3 juta rumah,” tutupnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #REI Sulsel #Real Estat Indonesia #Musda REI Sulsel #Perumahan Makassar #kawasan hunian #Sekolah #Puskesmas #Infrastruktur #Program 3 Juta Rumah #properti
Youtube Jejakfakta.com