Kamis, 08 Oktober 2026 13:59

Ketua PWI Sulsel Apresiasi Mitigasi PDAM Makassar Jaga Pelayanan Air di Tengah El Nino

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ketua PWI Sulsel terpilih,  Suwardi Thahir, saat memimpin audiensi dengan jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Kamis (8/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas PDAM Makassar
Ketua PWI Sulsel terpilih, Suwardi Thahir, saat memimpin audiensi dengan jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Kamis (8/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas PDAM Makassar

PWI Sulsel mengapresiasi langkah PDAM Makassar di bawah Andi Syahrum dalam menjaga pelayanan air bersih di tengah kemarau dan El Nino.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan mengapresiasi langkah Perumda Air Minum Kota Makassar dalam menjaga pelayanan air bersih kepada masyarakat di tengah kondisi El Nino Godzilla yang melanda Kota Makassar.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua PWI Sulsel terpilih,  Suwardi Thahir, saat memimpin audiensi dengan jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Kamis (8/10/2026).

Rombongan PWI Sulsel diterima langsung oleh Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum.

Baca Juga : Bupati Lutim Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa, 9 Koperasi Nelayan Merah Putih Dibangun

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah hal strategis, khususnya terkait keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat di tengah kemarau panjang yang berdampak terhadap ketersediaan sumber air baku.

Suwardi menilai kondisi pelayanan air bersih PDAM saat ini menunjukkan adanya langkah antisipatif yang lebih terencana. Menurut dia, masyarakat masih mendapatkan pelayanan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpengaruh terhadap pasokan air.

“Pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak ada beda-beda. Sekarang tidak ada,” ujar Suwardi.

Baca Juga : Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat

Ia mengatakan, situasi pelayanan saat ini berbeda dengan kondisi yang pernah terjadi sebelumnya ketika persoalan distribusi air kerap terlihat secara terbuka di tengah masyarakat. Menurutnya, langkah yang dilakukan PDAM membuat persoalan pelayanan dapat diantisipasi lebih awal.

“Sekarang tidak ada. Karena antisipasi dari diri kita sekarang. Dan menggunakan kerja sama dengan BNP untuk menghidupkan air. Jadi mitigasi untuk pelayanan air ke masyarakat itu sudah terencana,” katanya.

Lebih lanjut, Suwardi menegaskan, penilaian tersebut bukan dimaksudkan untuk membandingkan kepemimpinan saat ini dengan masa sebelumnya. Ia lebih memilih melihat bagaimana sistem pelayanan berjalan dalam menghadapi kondisi yang sedang terjadi.

Baca Juga : PDAM Makassar Bahas Pengembangan Jaringan Air untuk Kebutuhan Eastern Pearl Flour Mills

“Kita tidak membandingkan dengan dulu, tapi kita bicara sekarang,” tegasnya.

Menurut Suwardi, kondisi El Nino Godzilla menjadi tantangan tersendiri bagi penyediaan air bersih. Namun, di tengah situasi tersebut, pelayanan kepada masyarakat masih dapat dijaga melalui berbagai langkah antisipasi yang dilakukan PDAM.

Ia bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai fakta yang dapat dilihat secara langsung di lapangan.

Baca Juga : Jelang Pembukaan Expo K-UMKM Sulsel, Bupati Irwan Pastikan Tim Medis dan Rescue Siaga

“Masalahnya, kepemimpinan sekarang ini punya sistem mitigasi yang baik untuk menyediakan air bersih kepada masyarakat. Ini El Nino Godzilla,” ujarnya.

Suwardi berharap upaya menjaga pelayanan air bersih tersebut dapat terus dilakukan secara bersama-sama. Ia juga menyatakan PWI Sulsel siap mengambil bagian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan fakta di lapangan.

“Kita bersama-sama membantu. Demi Makassar untuk semua kebaikan,” katanya.

Baca Juga : PDAM Makassar Sambut Penguatan Kerja Sama dengan Kawasaki City dan Suido Technical Service

Dalam kesempatan itu, Suwardi juga menekankan pentingnya pemberitaan yang faktual dan berimbang dalam menyampaikan persoalan pelayanan publik. Menurutnya, wartawan tetap memiliki fungsi kontrol sosial, termasuk memberikan kritik terhadap pelayanan pemerintah maupun badan usaha milik daerah. Namun, kritik tersebut harus didasarkan pada fakta, disertai klarifikasi dan keberimbangan.

“Kerjaan wartawan memang mengkritik. Tapi fakta, keberimbangan, klarifikasi. Jangan membuat berita itu tidak berimbang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketika wartawan memperoleh informasi atau keluhan dari masyarakat, informasi tersebut sebaiknya dikonfirmasi kepada pihak terkait sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada publik memberikan gambaran yang utuh.

“Dapat informasi dari masyarakat, kemudian dijelaskan. Itu namanya keberimbangan,” katanya.

Suwardi menilai pola komunikasi seperti itu penting, terutama dalam pemberitaan mengenai pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menyambut baik audiensi PWI Sulsel tersebut. Ia menilai media memiliki posisi penting dalam membantu PDAM menyampaikan informasi pelayanan kepada masyarakat.

“Media ini dibutuhkan membantu kita menginformasikan kepada masyarakat,” kata Andi Syahrum.

Menurut Andi Syahrum, komunikasi publik menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai kondisi pelayanan air bersih, termasuk ketika Perumda Air Minum Kota Makassar menghadapi tantangan akibat perubahan kondisi cuaca dan ketersediaan air baku.

Ia mengatakan jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar terus berupaya menjalankan instruksi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar agar persoalan pelayanan air dapat ditangani secara maksimal.

“Sebagai instruksi dari Bapak Wali Kota bahwa kita harus menyelesaikan persoalan air. Maka dari itu kami bekerja semaksimal mungkin dalam pelayanan air, bahkan hingga 24 jam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Syahrum menegaskan, pelayanan air bersih menjadi perhatian utama Perumda Air Minum Kota Makassar, terlebih dalam kondisi kemarau panjang yang memberikan tekanan terhadap sumber air baku.

Karena itu, berbagai langkah antisipasi dilakukan agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan. Menurutnya, kondisi di lapangan juga tidak selalu sama antara satu wilayah dengan wilayah lainnya sehingga penanganan membutuhkan pemantauan dan respons yang berkelanjutan.

“Kita fokus bahwa ini dulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Perumda Air Minum Kota Makassar akan terus berupaya menjaga pelayanan dan menyelesaikan persoalan yang muncul di lapangan. Koordinasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian dari langkah untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap mendapatkan perhatian. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PDAM Makassar #Andi Syahrum #PWI Sulsel #Suwardi Thahir #pelayanan air #Air Bersih #Perumda Air Minum Makassar #el nino #kemarau Makassar #Sulawesi Selatan
Youtube Jejakfakta.com